yamaha-nmax

MULUS : Ketua LPM Kelurahan Sukamaju Baru, Supriadi meninjau Jalan Sukamaju Baru yang sudah dicor di RW05 dan RW07 kelurahan setempat.RICKY/RADAR DEPOK

 

SUKAMAJUBARU – 21 titik rencana Pembangunan yang dilaksanakan pada 2016 di Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, seluruhnya terealisasi pengerjannya tanpa ada yang tertunda.

Adapun 21 titik tersebut didapat dari usulan Musyarawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sebanyak 15 titik dan aspirasi dewan ada enam titik.

“Alhamdulillah seluruhnya tercover, tidak menyisakan satu titik pembangunan pun di 2017,” tutur Ketua LPM Sukamaju Baru, Supriadi kepada Radar Depok, kemarin.

Dia menguraikan, untuk jalan lingkungan di lima jaling melalui aspirasi yakni, Jalan Penghubung RW02-RW03, Jalan Benda RW12, Jalan penghubung RW14 -RW15, Jalan Lingkungan RT05/06- RT03/06, Jalan lingkungan RT06/03.

Sedangkan pekerjaan lanjutan Jalan Apel-Bacang dan harum manis, Jalan Flamboyan–Gandum-Kenari, jalan Madrasah RW07, Jalan Sindangkarsa RT01/10, Jalan Swadaya RT03/10, Saluran RW09, jalan daman RW 04 dan Saliran Jalan Moran melalui Musrenbang.

“Untuk Jaling dari ABT yang melalui jalur aspirasi di Jalan Mushola RT03/06,” tutur Supriadi.

Pada Bidang jalan dan Jembatan, pekerjaan Lanjutan Jalan Sukamaju Baru sepanjang 320 meter, pekerjaan lanjutan Jalan Bakti Abri 324 meter, Saluran Jalan Setu RW06 sepanjang 150 meter, dan Jalan Pekapuran 324 meter.

Melalui ABT Jalan Pekapuran 150 meter dan saluran Jalan Bakti Abri sepanjang 174 meter. Kemudian bidang Sumber Daya Air (SDA), turap RT01/08 sepanjang 245 meter, turap Kali Cipinang sepanjang 465 meter dan saluran RW09 sepanjang 94 meter.

“Anggaran terbesar pada pengerjaan di Kelurahan Sukamaju Baru ada di turap,” ujarnya.

Seluruh rencana terealisasi, Kata dia, hal ini tidak lepas dari komunikasi yang baik antara Kelurahan, LPM, Ketua RT/RW, anggota Dewan dan OPD terkait.

“Kami saling koordinasi dan konsolidasi dengan pemangku wilayah serta pemangku kebijakan,” tuturnya.

Setelah ini, ucapnya, tinggal bagaimana masyarakat menjaga dan merawat infrastruktur. Karena tidak mungkin usulannya bisa dilakukan lagi dalam dua atau tiga tahun kedepan.

“Mohon maaf kepada RT/RW dan warga yang usulannya belum masuk prioritas,” tandasnya.

Lurah Sukamaju Baru, Samiya menambahkan, pihaknya bersama LPM akan menggelar pra musrenbang di awal Januari untuk mengumpulkan usulan di tiap RW, yang nantinya menjadi skala prioritas di RW tersebut.

“Harapan kami, usulan itu sudah fix untuk menjadi skala prioritas. ehingga, saat musrenbang tidak ada yang bertanya-tanya kembali dan tinggal diplenokan saja,” ucap Samiya. (cky)