DICKY/RADARDEPOK DITERTIBKAN : Satpol PP Kota Depok, saat menunjukan hasil razia miras dalam menertibkan peredaran miras di Kota Depok, Selasa (20/12).
yamaha-nmax

DEPOK  –  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok terus menegakan Perda Kota Depok No6 Tahun 2008 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol. Selasa (20/12) malam, korps penegak perda ini menyita 300 minuman keras (Miras) dari penjual di Kota Depok. Selain itu, Satpol PP menertibkan 25 anak jalanan (Anjal) yang kerap meresahkan masyarakat.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Depok, Welman Naipospos mengatakan, guna menekan peredaran miras di Kota Depok, Satpol PP Kota Depok menyita 300 botol minuman dari berbagai jenis dan merk. Miras tersebut didapatkan dari sejumlah pedagang di Kota Depok.

“Kami berupaya menegakan Perda No6 Tahun 2008, dan 300 botol miras telah kami sita dari sejumlah pedagang,” ujar Welman kepada Radar Depok, kemarin.

Uniknya, sambung Welman ada beberapa modus yang digunakan pedagang guna menjual miras kepada masyarakat. Mulai dari menjual peralatan elektronik, hingga warung klontong yang berada didalam perumahan. Razia miras tersebut guna menekan peredaran miras ditengah masyarakat, dalam peraturannya Pemerintah Kota Depok secara tegas menginstruksikan minuman yang beredar harus non alkohol.

Selain itu, sambung Welman belum lama ini Satpol PP menertibkan 25 orang yang diduga mengganggu ketertiban umum. Diantaranya 17 anak jalanan, lima orang pengemis, dan dua pedagang asongan. Bahksan, saat melakukan penjaringan, Satpol PP menangkap satu orang pria dan wanita dalam kondisi mabok.

“Saat kami melakukan introgasi dari hasil penertiban, satu pria dan wanita dalam kondisi mabok,” terang Welman.

Setelah dilakukan pemeriksaan, sambung Welman ditemukan tiga butir pil tramadol dari saku celana wanita. Menurutnya, penertiban tersebut dilakukan karena banyak pengaduan masyarakat atas aksi mereka yang kerap berada dilampu merah dan beberapa jalan di Kota Depok.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Duren Seribu, Lukmanul Hakim mengapresiasi upaya penertiban Satpol PP Kota Depok dalam meminimalisir peredaran miras di Kota Depok. Namun, upaya tersebut harus dilanjutkan kembali dengan memberikan teguran dan mencabut izin usaha mereka.

“Selain ditertibkan, Pemkot harus bersikap tegas dengan memberikan teguran dan mencabut izin usaha yang mereka miliki,” ucap pria yang kerap disapa Japet. (dic)