TETAP LESTARI: Anggota perguruan pencak silat Pagar Nusa Qotrun Nada Kota Depok memeragakan sejumlah jurus dalam kegiatan Festival Kampung Silat Jampang, beberapa waktu lalu.
yamaha-nmax

 

 

DEPOK – Sebanyak 40 perguruan silat turut memeriahkan kegiatan Festival Kampung Silat Jampang, di Jalan Raya Parung Desa Jampang. Perguruan yang iktu diantaranya, Gasmi, Cimande, Beksi, Silat Betawi, dan Pagar Nusa Qotrun Nada Kota Depok.

 

Dewan Pendekar Pagar Nusa Qotrun Nada Depok, M. Imadudd mengatakan, festival ini guna menjaga tradisi seni budaya silat di Indonesia yang hampir punah dan menjaga tali silaturahmi antara perguruan silat yang ada di Jabodetabek.

“Penyelenggaranya Dompet Dhuafa, kurang lebih ada 40 perguruan silat yang ikut meramaikan acara ini. Bentuknya festival kampung Silat Jampang,” tutur pria yang akrab disapa Mbah Aim oleh teman-temannya di Pagar Nusa.

Ada pula penampilan perorangan yang memeragakan kekayaan teknik jurus pencak silat secara etis, efektif, estetis dan kstaria dengan tangan kosong maupun beersenjata. Penampilan beregu atau kelompok minimal tiga pesilat bebeas memeragakan teknik jurus pencak silat putra dan putri.

“Kami pengurus Pagar Nusa bersama ki Hartono atau ki Ireng, ki Abdullah (gondrong) akan tetap melestarikan budaya pencak silat di Kota Depok ini,” harapnya.

Harapan kedepan Pagar Nusa bisa berkembang pesat di kota Depok, dapat berkhidmah buat ulama dan bangsa Indonesia. (gun)