ILUSTRASI
yamaha-nmax
ILUSTRASI

DEPOK–Pemerintah Kota Depok terus berupaya mengatasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Depok. Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA) Depok telah menggulirkan dana Rp27.486.000.000 untuk membangun 1.527 RTLH yang telah di SK Walikota Depok.

Sekretaris DPPKA Kota Depok, Ahmad Helmi mengatakan, DPPKA telah mengucurkan dana sebesar Rp27.486.000.000, guna membangun 1.527 RTLH. Sebelum dilakukan pencairan dana RTLH. RTLH yang diajukan telah ditinjau langsung guna dilakukan validasi, apabila sesuai dengan verifikasi akan diberikan Surat Keputusan (SK) Walikota Depok.

“Pencairan dana RTLH sudah digulirkan sebanyak Rp27.486.000.000, guna membangun 1.527 RTLH,” ujar Ahmad kepada Radar Depok, kemarin.

Ahmad menjelaskan, sebelumnya dari data yang dimiliki DPPKA ada 1.738 RTLH yang dianggarkan guna mendapat bantuan RTLH, terdiri dari 734 RTLH melalui anggaran murni dan 1.004 RTLH melalui ABT. Namun, saat pelaksanaan dan diverifikasi data, hanya 672 RTLH anggaran murni dan 62 RTLH tidak memenuhi syarat.

Selain itu, sambung Ahmad dari 1.004 RTLH yang diajukan ABT, hingga Selasa (27/12) baru 855 RTLH telah dicairkan dan yang belum diambil 149 RTLH. Dia meminta kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan RTLH melalui ABT dapat segera diambil, guna segera dilaksanakan pembangunan RTLH. Pencairan RTLH sudah digulirkan sejak awal Desember dan masyarakat dapat mengambil hingga Jumat (30/12) mendatang.

“Tiap RTLH mendapatkan dana sebesar Rp18.000.000, sehingga masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” terang Ahmad.

Ahmad mengungkapkan, umumnya ditiap kecamatan telah membentuk tim yang menangani RTLH diwilayah mereka. Tim tersebut bertugas guna menyusun dan memberikan laporan terhadap pembangunan RTLH diwilayah mereka. Selain itu, tim dapat membantu pembangunan RTLH dengan mendorong donatur guna mencari tambahan dalam pembangunan RTLH.

Sementara itu LPM Kelurahan Duren Seribu, Lukmanul Hakim mengapresiasi pemberian dana bantuan pembangunan RTLH. Ada 13 RTLH diwilayah Kelurahan Duren Seribu yang akan segera dibangun sesuai dengan ketentuan dan kriteria masyarakat penerima manfaat, yang dibantu panitia tim LPM Kelurahan Duren Seribu.

“Tim akan mengawasi guna pelaksanaannya sesuai dengan ajuan permohonan RTLH,” ucap pria yang kerap disapa Japet.

Japet berharap, Pemerintah Kota Depok dalam proses pencairan RTLH dapat dikelola sebaik mungkin, dengan tidak mempersulit masyarakat penerima manfaat. Seperti pencairan RTLH dapat dilaksanakan ditiap kecamatan. Menurutnya, apabila pencairan dilaksanakan ditiap kecamatan sehingga dapat dijangkau dengan cepat dan tidak mengalami antrian, sehingga memperlambat proses penerimaan manfaat.

“Kalau di cairkan di DPPKA seperti sekarang, terjadi antrian yang cukup lama. Apalagi mereka yang datang adalah lansia. Lebih baiknya tahun depan diberikan ditiap kecamatan,” ujar Japet. (dic)