RETNO/RADARDEPOK KOMPAK: Anggota DPC HIPLI Kota mengadakan diskusi bulanan yang diadakan di Jalan Pramuka Raya, RT 03/11, No. 01, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas.
yamaha-nmax

 

MAMPANG – Memang sudah kegiatan rutin bulanannya, Himpunan Pengusaha Laundry Indonesia (HIPLI) Depok mengadakan diskusi dan workshop laundry. Ketua DPC HIPLI Kota Depok, Hendra mengatakan, Grebek Laundry bersama HIPLI Kota Depok untuk kali ini diadakan di Jalan Pramuka Raya, RT 03/11, No. 01, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas. Sedangkan untuk pembahasan diskusi dan workshop laundry tersebut, yakni managemen laundry serta workhop spa sepatu.

 

”Kami memilih tema spa sepatu dalam workshop, alasannya bisnis spa sepatu sedang tren dewasa ini, selain marketnya mudah modalnya juga nggak terlalu mahal,” ucap Hendra kepada Radar Depok.

 

Lebih lanjut, ungkapnya, bisnis spa sepatu merupakan bisnis yang menjanjikan, selain juga sedang menjadi tren dalam dunia laundry. Tidak banyak orang memahami, jika sepatu harus dirawat secara khusus. Padahal jika salah dalam memperlakukan perawatan, bahan sepatu bisa cepat rusak.

 

“Sepatu yang harganya selangit pun harus diikhlaskan untuk disimpan saja atau bahkan dibuang karena sudah rusak,” jelas Hendra kepada Radar Depok.

 

Hendra menambahkan, kegiatan yang mengupas tuntas pencucian trademan khususnya sepatu tersebut, diikuti oleh pengusaha dari seluruh Kota Depok. Untuk pengusaha yang ada di Kecamatan Beji ada sekitar 100 pengusaha laundry, kemudian di Kecamatan Pancoranmas ada 75 pengusaha laundry.

 

“Jadi saling mendukung antar pengusaha itu penting, agar dapat berbagi ilmu usaha laundry. Bagaimana cara menjadi pebisnis yang sukses, dengan jalan yang benar khususnya dalam usaha laundry,” tandasnya. (ret)