DINAS PENDIDIKAN FOR RADAR DEPOK PENUTUPAN: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (berdiri), menutup kegiatan rapat kerja dan workshop yang diadakan di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor.
yamaha-nmax

 

BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengadakan rapat kerja dan workshop di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang diadakan selama dua hari, yakni dari 21 dan 22 Desember tersebut, ditutup Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna. Dalam kegiatan tersebut, diikuti kepala SD, SMP, SMA dan SMK negeri se-Kota Depok, yang jumlahnya ada 706 peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Pradi memberikan semangat dan motivasi ke guru-guru yang menjadi pesertanya, agar guru sadar kalau perannya tidak hanya sekedar mengajar dan mendidik siswa saja. Tetapi, guru adalah orang tua saat berada di sekolah. Jadi, apa yang dilakukan dan diperbuat guru, selalu berpengaruh pada perkembangan siswanya.

“Selain kita punya kedua orang tua di rumah, namun kita juga punya orang tua di sekolah. Guru dan orang tua harus bisa saling bekerjasama dalam memajukan dunia pendidikan,” ucapnya kepada Radar Depok.

Pradi juga berpesan, sekolah harus bisa memberikan suasana yang menyenangkan untuk siswa dalam belajar. Karena, untuk memberikan pendidikan ke siswa, tidak hanya sekedar belajar di dalam kelas. Sekolah bisa memberikan atau menyertakan siswa dalam kegiatan-kegiatan sosial, atau yang bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Siswa tidak hanya sekedar pintar dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga harus bersosialisasi, dan ini setidaknya juga harus didapatkan dari sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Kasi SD Disdik Kota Depok, Sada Sugianto mengatakan, rapat kerja dan workshop tersebut, untuk menyamakan persepsi yang berkaitan dengan implementasi kegiatan pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Dalam kegiatan tersebut, ada beberapa materi yang dibahas, yakni pembuatan RKAS, wawasan kebangsaan, undang-undang tipikor, saber pungli, penilaian kinerja kepala sekolah dan lain-lain.

“Tidak hanya sekedar dari sekolahan saja yang menjadi peserta. Tetapi, para pengawas sekolah turut menjadi peserta dalam kegiatan tersebut,” tuturnya. (peb)