Balaikota Depok

DEPOK – Melalui Keputusan Bersama Menag, Menaker, dan Menpan RB Nomor 135 Tahun 2016, Nomor: SKB 109 Tahun 2016, Nomor: 01/SKB/MENPANRB/04/2016 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2017, dilakukan perubahan pada lampiran SKB yang telah ditandatangani di kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 14 April 2016.

Pada SKB yang lama terdapat 19 hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017, yang terdiri dari 15 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama. Pada SKB baru, jumlah hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 menjadi 20 hari, terdiri dari 16 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama.

“Kalau hak cuti tahunan masing-masing ASN Kota Depok sebanyak 12 hari dipotong cuti bersama. Jadi untuk tahun 2017 sisa cutinya 6 hari,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok, Supian Suri kepada Radar Depok.

Supian menambahkan, prosedur untuk mengajukan cuti untuk ASN khususnya staf dan eselon 4 cukup oleh kepala OPD masing-masing. Sedangkan untuk eselon 3 dan 2 harus mengajukan terlebih dahulu ke BKD Kota Depok.

Setiap proses pengajuan cuti tidak semua langsung di acc. Semua sangat bergantung kepada volume kerja dan kegiatan serta pertimbangan atasannya.

“Semua ada prosesnya, disesuaikan dengan data kinerjanya,” tegasnya.

Anggota DPR RI Dapil Depok-Bekasi, Nuroji mengatakan, penambahan cuti bersama tentu hak dari ASN. Meski biasanya ada hari-hari besar yang istilahnya hari kejepit dimanfaatkan para ASN untuk tidak masuk kerja.

Namun selama masih dalam tahap kewajaran rasanya itu tidak mengapa. Hanya saja database kinerjanya dianggap tidak disiplin.

“Untuk cuti bersama misalnya di hari raya biasanya momentum yang jarang terjadi, jika ASN menambah cuti dadakan alias tidak masuk itu menjadi resiko sendiri,” tutup Nuroji. (ina)