KOMPAK: Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe (kanan) bersama Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna disela nonton bareng Final Piala AFF di markas DPC Partai Gerindra Kota Depok, kawasan GDC, Sabtu (17/12).
yamaha-nmax

DEPOK – Ada kabar baik buat tenaga honorer di Kota Depok. Khususnya bagi yang bergerak di sektor pendidikan. DPRD Jawa Barat  mewacanakan bakal menaikan gaji yang selama ini mereka terima.

“Memang kalau SDM pengajar atau guru masih dibayar sangat murah. Khusus honorer, kita akan tingkatkan tahun depan,” ungkap Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe kepada Radar Depok, akhir pekan lalu.

Pria yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Bara mengatakan jika idealnya upah guru honorer di Jawa Barat, dapat sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK).

Lebih lanjut, ucapnya, tahun kemarin dianggarkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat untuk gaji guru honorer sebesar Rp1,7 triliun.

“Anggaran sebesar itu belum termasuk untuk gajih guru PNS-nya,” jelas dia.

Diluar itu, Harris mengaku jika pihaknya akan terus berupaya mendukung program-program unggulan yang ditelurkan oleh Pemkot Depok. Misalnya program Kota Layak Anak dan Zero Waste City. Namun begitu, dirinya berharap agar program pendidikan di Depok bisa lebih maju lagi.

“Intinya meningkatkan program pendidikan, dan itu merupakan tanggungjawab Jawa Barat juga,” tutupnya. (irw)