APRESIASI: Santyawati bersama dengan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna usai dirinya menerima Penghargaan Insan Olahraga yang Berdedikasi dan Berprestasi di KONI Award 2016.

 

DEPOK – Santyawati atau yang biasa di sapa Kanti, merupakan atlet dayung asal Kota Depok yang cukup banyak menoreh prestasi di bidang cabang olahraga dayung. Seperti kejuaraan kelas Internasional, yakni meraih medali emas di SEA Games 2007, 2011 dan 2013, serta menyumbangkan tiga medali perak pada Asian Games di Guangzhou, Tiongkok.

Kanti yang sekarang bekerja menjadi pegawai Honorer di Pemkot Depok sejak 2003 sampai sekarang, mengakui dirinya memang sudah menekuni olahraga dayung sejak berusia 13 tahun. Sejak saat itu, untuk pertama kalinya mengikuti kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada tahun 2000 dan langsung mendapatkan medali perunggu.

“Sudah 14 tahun saya bergelut di olahraga dayung, banyak rintangan yang saya hadapi untuk membela Kota Depok. Berkat usaha dan latihan yang tekun, dan di binaan secara baik oleh Pengcab Dayung, saya bisa berprestasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Kanti mengisahkan, sejak kejuaraan Porda 2014 dan berhasil mendapatkan medali perunngu, dirinya mengalami cedera yang mengharuskan dirinya fakum dari dunia dayung. Tetapi, itu semua tidak menghalangi semangat Kanti untuk berkiprah di olahraga dayung di Kota Depok, sebagai pelatih sampai sekarang.

“Sejak saya vakum dari dunia dayung, bukan berarti saya melupakan dayung. Justru saya ingin memberikan pelajaran dan berbagi pengalamn kepada atlet muda yang bergabung dengan pengcab dayung Kota Depok,” jelasnya.

Perjalanan karir Kanti di dayung berjalan memang cukup mulus dengan menjuarai berbagai even nasional maupun internasional. Tetapi untuk mendapat pekerjaan setelah tidak aktif lagi di dunia dayung, terasa sulit.

Kanti menjadi honorer dilingkungan Sekretariat Daerah pada 2003-2007, kemudian pindah ke Dinas Pemuda, Olah Raga, Pariwisata, Seni dan Budaya (Disporaparsenbud) Kota Depok hingga saat ini. Dirinya berharap, bisa di angkat sebagai pegawai PNS, karena prestasi yang sudah di raihnya bukan prestasi yang biasa-biasa saja. Dirinya menginginkan apresiasi dari Pemkot Depok, atas prestasi yang diraihnya dengan membawa nama Kota Depok ke tingkat Internasional.

“Pada 31 Desember saya ulang tahun, permintaan saya tidak banyak. Saya ingin di sejahterahkan pekerjaan saya, dengan di angkat menjadi PNS di Pemkot Depok,” pungkasnya. (dia)