PENGARAHAN : Ketua Jamiiyytu Qurra Wa Huffazh Nahdatu Ulama (JQH NU) Imam Nafi saat memberikan pengarahan usai dipiih kembali untuki periode 2016-20121, berangsung di Masjid M. Yusuf, Perumahan Khayangan, Minggu (18/12). JQH NU Kembangkan Anak Cabang Tingkat Kecamatan

 

DEPOK – Imam Nafi terpilih kembali menjadi Ketua Ketua Jamiiyytu Qurra Wa Huffazh Nahdatul Ulama (JQH NU) Kota Depok periode 2016-2021, lewat jalur aklamasi.

Ini merupakan hasil dari Konferensi Cabang (Konfercab) JQH NU ke I. Acara itu diselengarakan di Masjid M. Yusuf, Perumahan Pesona Khayangan, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Minggu (18/12).

Sedikit mengulang sejarah, JQH NU adalah organisasi yang berisikan para pembaca dan pengahal Alquran. Didirikan pada 1951 oleh KH A. Wahid Hasyim. JQH NU berada dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Dikatakan Nafi, JQH NU merupakan cikal bakal terwujudnya Mussabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), yang saat ini menjadi kegiatan rutin Lembaga Pengembangan  Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional.

Bicara tentang konfercab, Nafi mengatakan bahwa tahun ini menjadi gelaran perdana. Karena keberadaan JQH NU di Depok, baru muncul di 2011.

“Konfercab JQH NU ini baru pertama kali digelar, karena di Depok baru dibentuk di2011,” kata Nafi, kepada Radar Depok.

Di kepengurusan saat ini, dirinya akan mengembangkan dan melengkapi anak cabang (tingkat kecamatan) JQH NU di Depok. Sejauh ini, baru ada tiga anak cabang, yakni Cipayung, Tapos, dan Bojongsari. ”Kami akan melengkapi pengurus tingkat kecamatan. Tinggal sembilan lagi,” kata dia.

Bagi Nafi, melengkapi kepengurusan di kecamatan bukan perkara mudah. Namun ia yakin bisa memenuhi target tersebut.

 

”Kami berharap kedepan bisa lebih baik lagi. Di kepengurusan yang lama, kami sudah merampungkan sejumlah program. Semisal menghatamkan Alquran. Tiap Ramadan, progam Salat Tarawih satu juz juga dilakukan,” tandasnya. (irw)