SEMARAK : Suasana nonton bareng Timnas dilaksanakan Kodim 0508 Depok di Makodim 0508 Depok, Sabtu (17/12).
yamaha-nmax

DEPOK – Guna mendukung Tim Nasional (Timnas) bermain dan meningkatkan rasa nasionalisme, Kodim 0508 Depok menggelar nonton bareng (Nobar) Timnas Indonesia melawan Thailand di Makodim 0508 Depok. Selain disaksikan anggota Kodim, masyarakat sekitar ikut larut dalam mendukung Timnas Indonesia bertanding, Sabtu (17/12) malam.

Dandim 0508 Depok, Letkol Inf Slamet Supriyanto mengatakan, nobar Timnas Indonesia merupakan wujud dukungan Kodim 0508 Depok kepada Timnas dalam merebut piala AFF 2016. Kegiatan nobar tidak hanya disaksikan anggota Kodim 0508 Depok, namun warga sekitar Kodim 0508 Depok, ikut berbaur nobar Timnas Indonesia.

“Kegiatan nobar merupakan dukungan kami dalam membangun rasa nasionalisme, apalagi masyarakat ikut berbaur dengan kami,” ujar Slamet kepada Radar Depok.

Slamet menjelaskan, rasa nasionalisme harus ditanam dalam setiap kegiatan. Salah satunya dengan Nobar Timnas Indonesia yang berjuang merebutkan piala AFF 2016. Bahkan, anggota Kodim 0508 Depok bersama masyarakat kompak mengenakan atribut merah putih, seperti mengenakan kaos Timnas, jaket Timnas, hingga ikat kepala merah putih.

Guna menambah kenyamanan saat Nobar, sambung Slamet Kodim 0508 Depok menyediakan makan dan minuman gratis kepada masyarakat yang mendukung Timnas Indonesia.

Bukan hanya itu saja, tiap Koramil dibawah Kodim 0508 Depok melaksanakan kegiatan yang sama guna merangkul masyarakat membangkitkan jiwa nasionalisme dengan menyaksikan Timnas Indonesia.

“Ayo, kita bangun rasa nasionalisme dan bela negara demi keutuhan persatuan dan kesatuan Indonesia,” terang Slamet.

Salah seorang warga Kelurahan Mampang, Sugandi mengapresiasi Kodim 0508 Depok menggelar Nobar Timnas Indonesia melawan Thailand. Dia menilai, kegiatan tersebut menunjukan bahwa tidak ada perbedaan antara TNI dengan masyarakat. Bahkan, kebersamaan TNI dengan masyarakat kompak mewujudkan rasa nasionalisme.

“Semoga kekompakan TNI dan masyarakat tertular hingga kegiatan sosial kemasyarakat dalam membangun lingkungan,” harap Sugandi. (dic)