RAMA/RADAR DEPOK 3R: Lurah Sukmajaya (tengah, belakang), bersama kader PKK usai kegiatan rakor, di aula kelurahan kemarin.
yamaha-nmax

 

3R: Lurah Sukmajaya (tengah, belakang), bersama kader PKK usai kegiatan rakor, di aula kelurahan kemarin. RAMA/RADAR DEPOK

SUKMAJAYA – Menindaklanjuti instruksi Walikota Depok soal bank sampah, aparatur Kelurahan Sukmajaya bersama mitranya, LPM, akan intensif mensosialisasikan manfaat keberadaan bank sampah kepada lingkungan. Terutama yang belum membentuk bank sampah.

Di samping itu, pihak kelurahan juga akan membentuk panitia penilaian bank sampah, yang bertugas menilai bank sampah aktif dan maju.

“Pada 2017, kami bersama LPM akan mengadakan lomba untuk memberikan reward (apresiasi) kepada bank sampah. Dengan kriteria jumlah nasabah terbanyak, kebersihan, titik kumpul dan lainnya,” kata Lurah Sukmajaya, Achmad Munandar, usai menggelar rapat koordinasi (rakor) PKK, di aula kelurahan kemarin.

Teknis penilaian akan dilakukan per triwulan. Pada akhir penilaian di triwulan keempat, sambung Amund-sapaan Achmad Munandar, akan diumumkan bank sampah terbaik yang memenuhi kriteria.

“Lomba nanti untuk memotivasi semua elemen masyarakat, terutama lingkungan yang belum membentuk bank sampah, agar paham tentang penting dan manfaatnya pemilahan dan pengolahan sampah,” katanya.

Jika ini sudah berjalan, lanjut Amund, target Walikota Depok yang menginginkan Depok bebas sampah tahun 2020 akan terwujud. “Sehingga visi Depok yang unggul, nyaman dan religius bisa dirasakan sendiri oleh masyarakat,” katanya.

Pada rakor yang dihadiri Ketua PKK Kelurahan Sukmajaya, Rostika, Kepala Puskesmas Sukmajaya, PLKB kelurahan dan kader PKK tingkat RW, Amund turut memotivasi para kader agar terus membantu pemerintah mensukseskan tiga program unggulan.

“Mewujudkan Depok sehat, bersih dan ketahanan keluarga. Tentunya ketiga program itu berkaitan dengan program lainnya,” tutup Amund. (ram)