MENYOSIALISASIKAN: Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar (DKUP) Kota Depok bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok melakukan sosialisasi relokasi pedagang Pasar Cisalak.
yamaha-nmax

DEPOK – Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar (DKUP) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok, menyosi­alisasi relokasi kepada pedagang Pasar Cisalak, kemarin. Rencanannya, seluruh pedagang akan dipindahkan ke 1.300 kios yang telah disiapkan.

”Dengan adanya sosialisasi ini maka diharapkan mampu memberikan informasi mengenai perkembangan pembangunan Pasar Cisalak dan rencana relokasi pedagang dari tempat penampungan sementara ke pasar yang selesai dibangun,”  ujar Kepala DKUP Kota Depok, M Fitriawan selepas sosia­lisasi di Wisma Hijau, kemarin.

Kepada Radar Depok, Fitriawan mengungkapkan, dengan adanya sosialisasi ini, semoga terdapat pemahaman yang baik bagi pedagang terhadap progres pembangunan, penempatan masing-masing kios dan los, serta pentingnya alat ukur yang tepat.

Selain itu, kedepan pengelolaan pasar rakyat harus dilakukan secara profesional, tertib dan bersih, sehingga bisa bersaing dengan pasar modern. ”Pasar tradisional harus terus maju dan bisa berjalan baik,”  tegasnya.

Kepala Disperindag Kota Depok, Ahmad Kafrawi menambahkan, akan diberlakukan penerapan pasar tertib ukur. Alat-alat yang digunakan pedagang harus lulus metrologi untuk menjamin kepastian alat ukur timbangan secara benar. Manfaat dari tertib ukur adalah masyarakat percaya terhadap timbangan yang digunakan oleh pedagang pasar.

Sehingga disini tidak ada yang dirugikan, baik antara pedagang dan pembeli sama-sama untung dengan sistem kejujuran. ”Jika alat ukur timbangan bekerja sebagaimana mestinya itu baik untuk pedagang dan dipercaya konsumen,”  tutup Kafrawi. (ina)