yamaha-nmax


PERAN AKTIF : Kegiatan Seminar Keluarga Cinta Ibu Menbangun Rumah Surga Dunia Akhirat yang diadakan di Gedung Baleka II Lantai 10. Febrina/Radar Depok

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya mewujudkan salah satu program unggulannya, yakni penguatan ketahanan keluarga, atau yang dikenal dengan Family Resiliences City. Melalui TP PKK Kota Depok, Pemkot Depok selalu mendukung terhadap program-programnya. Salah satunya kegiatan yang diadakan oleh TP PKK Kota Depok yaitu Seminar Keluarga Cinta Ibu Membangun Rumah Surga Dunia Akhirat.

“Keluarga merupakan institusi terkecil terhadap keberhasilan bangsa. Apabila keluarga sudah kuat, insya Allah masyarakat juga akan menjadi kuat, kemudian efek yang besarnya negara kita juga akan semakin kuat,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok, Eka Bachtiar kepada Radar Depok.

Lebih lanjut Eka mengatakan, ketahanan keluarga tersebut terkait erat dengan fungsi keluarga sebagai wahana pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Oleh karena itu, keluarga harus dibangun menjadi keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri.

“Untuk itu perlu didukung oleh lingkungan sekitar dan juga dukungan penuh dari Pemkot Depok yang dapat menjadikan keluarga yang tangguh di berbagai aspek kebahagiaan sebagai kebutuhan integral,” jelasnya.

Dia sangat berharap dengan adanya seminar ini dapat mengimplementasikan segala kegiatan yang dapat mendorong lebih maju dalam mewujudkan ketahanan keluarga dari berbagai aspek.

“Untuk peserta yang hadir, mudah-mudahan bisa menyerap informasi dan ilmu yang nanti akan diberikan oleh Bunda Elly Farida dan Pembicara Dedy Martoni selaku pembina pusat Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia, serta apa yang sudah didapatkan bisa diimpelementasikan dan diberitahu kembali pada tetangga ataupun ibu-ibu lainnya yang berada di sekitar rumah masing-masing,” tegas Eka.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida menuturkan bahwasanya didalam sebuah keluarga harus selalu membangun komunikasi. Jangan sampai keluarga menjadi kuburan, ada orang dalam satu ruangan akan tetapi sepi karena sibuk masing-masing dengan gadgetnya.

Sebuah keluarga harus dilandasi dengan kelembutan, jangan sampai seperti pasar dimana kondisi ramai, saling teriak atau bersuara keras. Didalam keluarga juga harus banyak kedamaian didalamnya, jangan tegang diisi dengan kemarahan.

“Artinya semua pedoman keluarga harus terus ditumbuhkan,” ucap Elly.

Pembina pusat Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia, Dedy Martoni menjabarkan, pentingnya peran ibu dalam sebuah keluarga. Selain ayah, disini ibu menjadi partner suami dalam rumah tangga dalam pengasuhan. Seorang ibu harus bisa saling menutup aib. Ibu merupakan pahlawan bagi anak-anak dimana menjadi sumber inspirasi dan oase kesejukan bagi keluarga. Ibu juga menjadi suri tauldan bagi anak dalam hal ibadah kepada Allah swt.

“Intinya peran ibu beragam, menjadi partner yang baik untuk seorang ayah,” tutup Dedi. (ina)