ADE/RADAR DEPOK MULAI MAJU: Lurah Cipayung, Herman, meninjau kelompok tani (Poktan) Berkah di RT02/06.
yamaha-nmax

 

MULAI MAJU: Lurah Cipayung, Herman, meninjau kelompok tani (Poktan) Berkah di RT02/06. ADE/RADAR DEPOK

CIPAYUNG – Usaha peternakan maupun agribisnis yang dilakoni warga Kelurahan Cipayung kini telah terkoordinir dengan adanya kelompok tani (poktan). Seperti Poktan Berkah.

Ketua Poktan Berkah, Mardani (65), mengatakan kelompoknya merupakan poktan yang bergerak di bidang peternakan ikan. Adapun jumlah anggota yang bergabung sampai kini 10 orang se-RW06.

“Dengan adanya poktan seperti ini kami sangat terbantu. Misalnya jika adanya pesanan yang membludak dapat terbantu dengan usaha para anggota lain,” katanya kepada Radar Depok.

Namun, lanjut Mardani, poktan yang terletak di RT02/06 Kelurahan/Kecamatan Cipayung, masih kekurangan perhatian dari Pemkot Depok. Terutama dalam membantu pengembangan usaha peternakan ikan lele yang dikelola.

“Bantuan kayak pencarian modal dan pemasaran. Sampai sekarang kami masih mandiri. Kami berharap sih ada bantuan, karena untuk pakan saja sebulan bisa mencapai Rp300,” katanya.

Mardani mengatakan, setiap panen 3 bulan sekali, jumlah berat yang dihasilkan rata-rata 3,5 kwintal, dan jumlah tersebut masih hanya untuk usaha saja, belum untuk anggota poktan lainnya.

“Setiap anggota memiliki satu kolam lele, yang jumlah satu kolam bisa mencapai 7 kilogram,” katanya.

Lurah Cipayung, Herman, mengatakan, pembentukan poktan bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kelurahan Cipayung.

“Saya melihat adanya potensi di masyarakat dalam berwirausaha. Kalau tidak diberikan wadahnya kasihan warga ini,” katanya.

Herman menambahkan, kelompok tani yang baru dibentuk tiga bulan langsung diapresiasi warga. Hingga kini ada 3 poktan yang sudah dibentuk di Kelurahan Cipayung.

“Saya lupa nama-nama poktannya. Tapi yang jelas poktan itu terdiri dari peternakan, petani buah dan sayur,” tutup Herman. (ade)