SIAP SEDIA: Wakapolresta Depok, AKBP Candra Sukma Kumara bersama Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus saat meninjau pembekalan bagi Tim Jaguar Polresta Depok, di kawasan Megamendung, Bogor, pekan lalu.
yamaha-nmax

DEPOK Wakapolresta Depok, AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan jika pihaknya sudah menyiapkan personel gabungan TNI-Polri sebanyak 800 orang, guna mengamabnkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Depok.

Rinciannya, Polresta Depok menyiapkan 600 personel. Sementara eskalasi 200 prajurit, rencananya akan diturunkan oleh Kodim 0508/Depok.

Jumlah tersebut kemungkinan bakal bertambah. Karena polisi juga merangkul unsur ormas untuk bersama mengamankan dua hari besar tersebut. Misalnya dari Banser NU yang menyiapkan massa pengaman sebanyak 100 sampai 200 orang.

“Tentunya kami ingin mengamankan Natal dan Tahun Baru supaya aman,” ujar Candra kepada Radar Depok saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Dalam proses pengamanan Natal, lanjut dia, pihaknya bakal menempatkan sejumlah petugas. Bahkan anjing pelacak juga akan disiagakan. Kemungkinan sebelum misa Natal dimulai, akan lebih dulu dilakukan sterilisasi. “Rencananya kami akan amankan sekitar 200 gereja. Tapi baru sebanyak 137 gereja yang mengajukan kegiatan,” jelasnya.

Ditanya akan potensi sweeping oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab, Candra mengatakan jika secara khusus Polresta Depok sudah membentuk Satgas dengan kekuatan 40 anggota. Ini keluarnya Fatwa MUI tentang pelarangan antribut Natal.

“Kami sudah bentuk Satgas untuk antisipasi masalah ini. Jika ada oknum yang melakukan pemaksaan atas fatwa ini, maka akan kita cegah. Kalau tidak puas, bisa disampaikan ke kami (polisi),” tegasnya didampingi Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus.

Lebih lanjut, pusat ekonomi atau perbankan juga tak luput dari pengamanan. Tapi tidak secara khusus menempatkan pasukan. Pengamanan bersifat patroli saja dari anggota Polsek atau Satuan Sabhara.

Mantan Kapolres Belitung ini mengatakan bahwa pihaknya juga meminta kepada seluruh Polsek untuk dapat membuat spanduk ucapan Natal dan Tahun Baru di wilayah masing-masing. Hal tersebut sebagai bentuk rasa menghormati kebebasan agamam yang menjadi nilai dalam dasar Pancasila.

“Kemungkinan mulai besok (hari ini) spanduk akan mulai di pasang,” beber dia.

Di luar itu. Belum lama ini, selama hampir sepekan, Tim Jaguar Polresta Depok mendapat pembekalan khusus di kawasan Megamendung, Bogor. Mereka dilatih beragam mode tempur, seperti perang gerilya, pembebasan sandera, sampai teknik-teknik penyergapan.

Selain untuk memperkuat tim khusus Polresta Depok ini. Latihan juga difungsikan untuk menyiapkan diri dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Ya nantinya dalam pengamanan di Depok kami juga pasti melibatkan Tim Depok kami juga pasti melibatkan Tim Jaguar. Mereka akan patroli mobile ke wilayah-wilayah,” tandas Candra. (jun)