AMANKAN DENGAN SENYUM: Barisan Polwan Berhijab amankan Sidang Penistaan Agama Ahok, kemarin di PN Jakarta Utara eks PN Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada. Polwan Berhijab Bikin Adem Sidang Ahok

 

JAKARTA – Ada yang berbeda dari pengamanan sidang kasus penistaan agama yang menimpa Gubernur Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kemarin.

 

Selain jumlah personel yang jauh lebih banyak dari sidang pertama minggu lalu. Kini, pengaman turut melibatkan barisan polisi wanita (Polwan) berhijab. Mereka pun berdiri di barisan terdepan, berhadapan dengan massa pendemo yang memenuhi areal Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

 

Polisi memang sengaja memberikan perlakukan khusus untuk pendemo pada sidang tersebut. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Dwiyono mengatakan, pengamanan dengan memanfaatkan polwan berhijab merupakan salah satu cara meredam emosi para pendemo.

 

“Kami mengendepankan tiga poin penting dalam pengamanan demo, senyum, sapa dan salam,” jelas dia saat ditanya Radar Depok.

 

Polwan berhijab, menurut dia, sudah ada di dalam institusi kepolisian. Karenanya, memanfaatkan polwan berhijab harus dilakukan sebagai upaya preventif kerusuhan dalam aksi demo.

 

“Mengedapankan cara-cara humanis memang jadi yang utama, dengan barisan polwan berhijab, kami berharap para pendemo dapat lebih santun menyampaikan orasi mereka,” terang mantan Kapolresta Depok ini.

 

Lebih lanjut, menurut dia, dalam sidang ke dua kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok, pihaknya menurunkan banyak personel, dan disebar ke beberapa titik yang menjadi perhatian aksi demo sidang.

 

“Seluruh personel pengamanan gabungan dari Polda, Polres dan Polsek. Jumlah situasional tetapi memang lebih banyak  dari sidang sebelumnya,” tukas dia. (bry)