IST DIKEMBALIKAN : Pengembalian Dana Bergulir tahap I Kredit Cinta Rakyat (KCR) dari Bank bjb kepada Pemerintah Propinsi Jawa Barat.

 

DIKEMBALIKAN : Pengembalian Dana Bergulir tahap I Kredit Cinta Rakyat (KCR) dari Bank bjb kepada Pemerintah Propinsi Jawa Barat. bank bjb forradardepok

BANDUNG – Potensi tumbuh kembang UMKM di Jawa Barat sangatlah tinggi, terlebih lagi setelah diluncurkannya program penciptaan 100 ribu wirausaha baru oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Inline dengan program tersebut, sejak tahun 2011, bank bjb telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan mengucurkan program pembiayaan yang diberi nama “Kredit Cinta Rakyat (KCR) Jawa Barat”. Adapun penyaluran pembiayaan ini melalui 5 tahapan dengan total Rp385 Miliar.

“KCR mendapat sambutan sangat baik dari pelaku UMKM Jawa Barat. Hal ini karena suku bunga, 8,3 persen per tahun atau setara 0,37 persen per bulan, yang sangat ringan dan proses realisasi yang cepat serta kemudahan persyaratan,” ujar Senior Vice President Divisi Corporate Secretary, Hakim Putratama.

Hakim menambahkan, KCR sendiri dapat diakses oleh pelaku Usaha Mikro dengan plafond mencapai Rp20 Juta dan bagi Usaha Kecil mencapai Rp50 Juta. Oleh karenanya hingga Akhir November 2016, dana KCR telah tersalur sebanyak Rp500.543.100.000. Dana ini termanfaatkan dengan baik oleh 14.972 pelaku UMKM di Jawa Barat dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 34.288 orang.

Dalam proses sosialisasi terkait produk KCR, bank bjb telah bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Provinsi serta kabupaten kota se-Jawa Barat. Kerjasama ini terutama bagi OPD yang menjadi penyelenggara program wirausaha baru. Selain itu bank bjb juga menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi berbasis UMKM yang ada di provinsi Jawa Barat.

Dengan menerima kucuran permodalan dari bank bjb, bukan berarti permasalahan UMKM secara langsung dapat terselesaikan. Oleh karenanya langkah strategis lain dilakukan oleh bank bjb, salah satunya dengan menghadirkan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu atau PESAT. Program ini memberikan pelatihan dan pendampingan terkait manajemen usaha serta membuka peluang untuk perluasan jaringan usaha. Sehingga permodalan yang diterima, menjadi tepat guna dan berujung pada kesejahteraan UMKM.

Perbaikan pengelolaan pengucuran kredit ini, telah berdampak signifikan terhadap portofolio Kredit Cinta Rakyat. Hingga 30 November 2015, Rasio Kredit Bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) berada dalam posisi 2,37 persen. Mengacu pada perjanjian kerjasama yang tertuang dalam PKS No.119/1938/Diskop.UMKM dan PKS No.112/PKS/DIR-MK/2011, maka penempatan dana bergulir oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bank bjb untuk tahap pertama telah berakhir.

Sebagai kewajibannya bank bjb, secara sistem, telah mengkreditkan dana sebesar 165 Miliar ke rekening kas daerah Provinsi Jawa Barat pada tanggal 9 Desember 2016. Keberhasilan program ini tak lepas dari kerjasama yang sangat baik antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dewan Legislatif dan bank bjb yang telah bersama-sama melakukan monitoring dan evaluasi terkait implementasi program. “Merujuk pada besarnya manfaat program ini terhadap UMKM Jawa Barat diharapkan kedepan program ini tetap dapat berjalan,” tutupnya.(ina)