yamaha-nmax

DEPOK – DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Depok memiliki cara unik menyambut datangnya Tahun Baru 2017, yakni dengan mengadakan kegiatan motivasi yang berisi nasehat agama.

Wakil Ketua DPD LDII Kota Depok, H. Imam Turidi, mengutarakan LDII mengakomodir dan mengarahkan warga, khususnya usia remaja yang ingin merayakan malam pergantian tahun baru dengan kegiatan dan cara yang bersifat positif.

“Kegiatan yang diinisiasi LDII ini merupakan salah satu wujud dan bentuk nyata dalam upaya pembinaan generasi muda. Harapannya agar seluruh warga, khususnya remaja dalam menikmati pergantian tahun dari 2016 ke 2017 diisi dengan hal-hal yang baik,” ujar IT, sapaan akrab Imam Turidi kepada Radar Depok, kemarin.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, berisi motivasi dari motivator tingkat nasional, nasehat keagamaan, dan makan bersama. Ditargetkan jumlah peserta mencapai 2000 orang, yang terdiri dari warga LDII khususnya usia remaja dan masyarakat umum.

Lokasi kegiatan ini tersebar di empat titik di Kota Depok, yaitu Masjid Baitul Faqih Kalimulya dengan 500 peserta, di Baitul Malik Cinere 500 peserta, Cimanggis 500 peserta, dan Masjid Jami Babburayan Kelapa Dua 500 peserta.

“Hendaknya pergantian tahun ini bisa disikapi dengan lebih semangat belajar, semangat menuntut ilmu dunia, dan ilmu untuk bekal di akhirat nanti. Diharapkan juga pada generasi muda dapat terbentuk akhlakul karimah, sehingga kedepan bisa menjadi warga yang baik. Warga yang bisa bertanggung jawab. Warga yang bisa amanah bagi keluarga dan masyarakat pada umumnya kerena mereka sudah dibekali dengan pendidikan keagamaan yang baik,” jelasnya.

IT menegaskan bahwa LDII tidak mengarahkan warganya untuk merayakan datangnya tahun baru, namun tetap menghormati dan juga merasakan kegembiraan dalam kemeriahan menyambut datangnya tahun 2017. “Karena itu, kami mengajak kepada semua pihak dengan moment datangnya tahun baru ini agar bisa tertib dan lebih khusyu berdoa. Doa itu senjata orang beriman dan doa itu otaknya ibadah (Ad-ddu’aa’u saiful mu’minin, Ad-ddu’aa’u mukhkhul ibadah),” tuturnya.

Dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berdoa agar Indonesia tercinta, khususnya diKota Depok pada tahun 2017 bisa menjaga toleransi, menjaga kesatuan kerukunan sehingga bisa mewujudkan NKRI yang baldatun toyyibatun warrobun ghofur.

Sementara, salah satu pengurus LDII Ustadz Yudha Kadharusman menambahkan bahwa secara garis besar kegiatan/acara yang dilakukan warga LDII, khususnya generasi muda bukan untuk merayakan tahun baru tapi untuk menyelamatkan generasi muda dari dampak negatif dalam menyambut tahun baru.

“Kita ingin mengantisipasi terjadinya perilaku yang diluar batas. Jangan sampai generasi muda melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebut-kebutan, bakar petasan, mabuk-mabukan, hingga melakukan pergaulan bebas,” harap Kang Yudha, biasa disapa. (irw)