DICKY/RADARDEPOK DIPERIKSA : Petugas BNN Kota Depok, tengah memeriksaan tes urine kepada sejumlah tamu rumah bernyanyi di Jalan Raya Margonda, yang diduga menggunakan narkoba, kemarin.
yamaha-nmax
DIPERIKSA : Petugas BNN Kota Depok, tengah memeriksaan tes urine kepada sejumlah tamu rumah bernyanyi di Jalan Raya Margonda, yang diduga menggunakan narkoba, kemarin. DICKY/RADARDEPOK

DEPOK-Tim gabungan Polresta Depok bersama TNI, Garnisun, Satpol PP Kota Depok merazia salah satu rumah bernyanyi Jalan Raya Margonda, kemarin. Sejumlah pengunjung rumah bernyanyi diperiksa dan di tes urine dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala Unit Sat Narkoba Polresta Depok, Ajun Komisaris Suryanto mengatakan, guna mencegah peredaran narkoba dan penggunaan narkoba di kalangan masyarakat, razia ini pun digelar. Rumah tempat bernyanyi menjadi salah satu tempat operasi cipta kondisi tim gabungan.

“Selain narkoba, kami menekan peredaran miras di tengah masyarakat maupun tempat hiburan,” ujar Suryanto kepada Radar Depok, kemarin.

Suryanto menjelaskan, tim gabungan memeriksa seluruh pengunjung rumah bernyanyi dan melaksanakan tes urine, kepada tujuh pengunjung yang diduga menggunakan narkoba.

Pemeriksaan langsung dilakukan di tempat, sehingga apabila didapatkan positif menggunakan narkoba dapat segera dimintai keterangan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sambung Suryanto ketujuh pengunjung dinyatakan positif narkoba. Dia meminta, masyarakat dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian apabila ada indikasi peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.

Selain itu, orang tua harus memberikan pengawasan, karena peredaran narkoba telah menyentuh di kalangan remaja. “Cegah peredaran narkoba di kalangan masyarakat dan lindungi anak dari bahaya narkoba,” tegas Suryanto.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Depok AKBP Hesty Cahyasari menuturkan, BNN akan berupaya maksimal meminimalisir dan mencegah Peredaran narkoba.

Salah satunya generasi muda harus diselamatkan dari lingkaran narkoba. Apabila hal itu tidak dicegah, akan merusak masa depan mereka. “Generasi muda adalah harapan masa depan bangsa, apabila tidak segera dilindungi dari bahaya narkoba, akan merusak negara ini,” ucap Hesty. (dic)