Foto: RETNO/RADARDEPOK PELAKSANAAN: Kelurahan Kukusan melakukan musrenbang kelurahan pada Senin, (23/1) malam.
yamaha-nmax
PELAKSANAAN: Kelurahan Kukusan melakukan musrenbang kelurahan pada Senin, (23/1) malam. Foto: Retno/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Sebesar 85 persen dari usulan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji diprioritaskan keperbaikan infrastruktur, sedangkan untuk ekonomi, sosial dan pemerintahan sebesar 15 persen.

Ketua LPM Kelurahan Kukusan, Suaip mengatakan, jadi 85 persen dari pagu anggaran tiap kelurahan sebesar Rp2 miliar digunakan untuk infrastruktur, dan sisanya untuk yang lainnya.

“Jadi prioritas utama masih bidang infrastruktur, seperti perbaikan atau pengadaan saluran air, gorong-gorong dan turap kali,” ucap Suaip kepada Radar Depok.

Lebih lanjut, ungkapnya, bila untuk ekonomi, sosial dan pemerintahan, pihaknya akan memperbanyak pelatihan-pelatihan, sarana posyandu untuk kelurahan layak anak, dan kelurahan ramah lansia.

Dalam Musrenbang Kelurahan Kukusan tersebut dihadiri Camat Beji, Ues Suryadi, Anggota DPRD Kota Depok, Farida Rachmawati, Lurah Kukusan, Hasan, LPM, RW, RT, PKK, Karang Taruna, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan elemen lainnya di Kelurahan Kukusan.

Sementara itu, Lurah Kukusan, Hasan, mengatakan, pihaknya sedang menginventarisir dan rekapitulasi daftar usulan-usulan infrastruktur dan non infrastruktur senilai Rp2 miliar per-kelurahan untuk pelaksanaan APBD 2018.

“Kami belum bisa memprioritaskan, karena masih menginventarisir daftar usulan dari masing-masing RW se-Kelurahan Kukusan, dan belum mengcros cek ke lokasi,” terangnya. (ret)