yamaha-nmax


SYUKURAN : Para Anggota Pantia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Depok berfoto bersama dalam acara syukuran dan silaturahmi di rumah kediaman Anggota DPRD Juanah Sarmilih di Kecamatan Sukmajaya, kemarin. IRWAN / RADAR DEPOK

DEPOK – Anggota Panitia Khusus (Pansus) I menggelar syukuran di kediamannya salah seorang anggotanya, Juanah Sarmilih, bilangan Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, kemarin. Hal ini sebagai bentuk dari disahkannya lima Raperda yang dibahas oleh mereka.

“Kegiatan ini bentuk rasa syukur kami atas usaha kerja di Pansus 1,” kata  Ketua Pansus I DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donie kepada Radar Depok.

Ia menyebutkan ada lima Raperda yang dibahas di Pansus I. Antara lain, Raperda tentang Rencana induk Pembangunan Kepariwisataan 2016-2025, Raperda Pengolahan Potensi Pariwisata Alam (inisiatif Komisi D), Raperda Pencabutan Perda nomor 7 tahun 2002 Tentang Izin Penyelengaraan kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi, Pencabutan Perda nomor 7 tahun 2008 Tentang Urusan Pemerintahan Wajib.

“Dan terakhir tentang pilihan yang Menjadi Kewenangan Pemkot Depok dan Raperda Tentang Pencabutan Perda nomor 12 tahun 2008 Tentang Pengolahan Barang Milik Daerah,” sebut dia.

Anggota Pansus I, Juanah Sarmilih mengaku bersyukur atas pencapain kerja membuahkan hasil, yaitu semua Raperda yang dibahas di Pansus 1 disahkan menjadi Perda.

“Alhamdulillah, kerjasama ada hasilnya. Sudah disahkan dan kini sedang dikonsultasikan di Pemerintah Provisi Jawa Barat. Maksimal satu bulan sudah selesai,” kata Juanah.

Ia mengatakan bahwa Raperda inisiatif dari Komisi B itu sudah secara otomatis menjadi Perda saat disahkan oleh DPRD Kota Depok dan Pemerintahan Kota Depok.

“Otomatis jadi Perda, kan sudah disahkan,” katanya. (irw)