Foto: Istimewa/Radar Depok TERUS DIPADAMKAN: Kobaran api yang menyala di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1). Insert: Petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta terus berusaha memadamkan api.
TERUS DIPADAMKAN: Kobaran api yang menyala di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1). Insert: Petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta terus berusaha memadamkan api. Foto: Istimewa/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Lebih dari 15 jam api berkobar di Pasar Senen, Jakarta Pusat, tapi belum juga padam. Api malah terlihat masih menyala-nyala di Blok I dan II sejak pukul 04.20 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Kadis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Subejo mengatakan, pihaknya terus berupaya memadamkan api. Puluhan unit damkar dan ratusan petugas masih berjibaku untuk memadamkan api.

“Hingga sekarang ada 70 unit mobil pemadam. 280 personel damkar, 150 Satpol PP, 100 orang dari dishub, 5 garnisun dan puluhan polisi,” kata Subejo, Kamis (19/1).

Para personel maupun kendaraan yang digunakan untuk memadamkan berasal dari satuan damkar di lima wilayah di DKI Jakarta. “Jakpus 40 unit, kantor dinas 5, Jakut 6, Jakbar 6,  Jaksel 3 dan Jaktim 10 unit,” lanjutnya.

Hingga kini pihaknya belum memastikan penyebab kebakaran. Namun dugaan awal karena korsleting arus listrik.

Sementara itu, Dinas Sosial DKI Jakarta mendirikan posko dan dapur umum di lokasi kebakaran Pasar Senen, Jakarta Pusat. Sebanyak dua tenda telah didirikan untuk menyiapkan makanan siap saji bagi petugas.

“Sesuai arahan Plt (Pelaksana Tugas) Gubernur, di TKP kami diminta mendirikan tenda posko dan dapur umum. Bantuan dari Dinas Sosial dua tenda dan dari Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat menyiapkan 100 bungkus makanan siap saji,” kata Tarmijo Damanik, Kepala Perlindungan Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Kamis (19/1).

Saat ini, relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial dan Sudin Sosial Jakarta Pusat sedang siaga untuk membantu petugas di lokasi kebakaran.

Menurut data yang diterima dari lurah Senen, kios yang terbakar ada 1.012 unit dari empat lantai di blok satu dan dua. Jumlah itu kemungkinan masih akan bertambah. “Posko dapur umum kami juga yang ada di Jalan Sangaji telah siaga jika dibutuhkan akan membantu kebutuhan dapur umum yang di lokasi kebakaran,” tandas Damanik.

Seperti diketahui, api yang melahap Pasar Senen dini hari tadi telah menimbulkan kepanikan di lokasi jual beli tertua di Jakarta itu. Pedagang yang tak menyangka kebakaran akan terjadi, berhamburan menyelamatkan sisa barang dagangannya.

Beruntung sore tadi, api sudah bisa dijinakkan. Namun, adanya kebakaran susulan tetap menjadi kekhawatiran petugas pemadam kebakaran. Mengingat, angin hingga sekarang masih bertiup kencang.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono memantau lokasi kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Dirinya datang pada sore hari sekira pukul 15.30 WIB. Di hadapan para pedagang, dia menegaskan bahwa nantinya para pedagang yang terdampak kebakaran akan dipindahkan ke blok V. Sumarsono menjelaskan tidak mungkin pemerintah melepaskan mereka para pedagang begitu saja.

“Gak mungkin pemerintah membiarkan begitu saja. Semua nanti kita masukkan ke blok V. Jumlahnya 700 di sana,” ucapnya Kamis (19/1).

Menurut Sumarsono pedagang yang tertampung di blok V, kata dia akan dicarikan tempat sementara oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Maka dari itu, dia meminta agar para pedagang tidak usah khawatir.

Dia memastikan para pedagang bisa berjualan kembali. “Kalau kekurangannya kita cari tempat lagi, di deket bioskop (Grand Senen), di situ masih bisa. Jadi semua tidak udah khawatir dengan suasana seperti ini, yang penting kita sampai padam,” sambung dia.

Para pedagang yang berada di sana meminta Sumarsono untuk tidak hanya menebar janji. Pedagang yang kiosnya terbakar meminta Sumarsono untuk membuktikan perkatannya itu. “Jangan janji doang loh pak,” teriak pedagang.

Mendengar hal itu, Sumarsono menegaskan bahwa pihaknya tidak akan manis di mulut saja. Yang terpenting, Sumarsono ingin sekarang api bisa padam dulu.

“Ini ada pak Wali Kota (Jakarta Pusat, Mangara Pardede). Percaya gak? Kedatangan saya ke sini memastikan agar bisa berdagang. Sekarang tenang, moga-moga anginnya gak kencang agar bisa kita selesaikan,” tukas dia. (uya/elf/JPG)

Kamis 19 Januari 2017

Pukul 04.20 WIB

Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta menerima laporan ada kebakaran di Pasar Senen.

Saat tiba di lokasi, pengelola dan pemilik kios sudah berupaya memadamkan api dengan cara seadanya.

Dugaan sementara, titik api berasal dari lantai dasar dan cepat merambat naik ke atas.

Sampai di lantai atas, api cepat membesar karena material yang ada di sana mudah terbakar.

Saat ini, titik api masih ada di lantai 1 dan lantai dasar, terutama sisi barat dan sisi selatan.