DIAN/RADARDEPOK HASIL KEMENANGAN: Tim ASSBD Kuning setelah menerima piala juara ke tiga  dalam Intercity FKSSB Kabupaten Bogor.

 

HASIL KEMENANGAN: Tim ASSBD Kuning setelah menerima piala juara ke tiga  dalam Intercity FKSSB Kabupaten Bogor. Foto: Dian/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Dalam kejuaraan Intercity yang di adakan Forum Komunikasi Sekolah Sepak Bola (FKSSB) Kabupaten Bogor, tim ASSBD Kuning u-14 dan U-15 sebagai perwakilan Kota Depok, menjadi juara ke tiga. Kompetisi.

Manager tim ASSBD Kuning, Marwangi mengatakan, dalam kerjuaraan yang diadakan di Stadion Pakansari Bogor tersebut, ASSBD Kuning berhasil mengalahkan tim dari Kota Bogor, dengan skor 2-1. Tetapi dengan mendapatkan juara ketiga ini, sudah lebih dari cakup, karena lawan dari Kota lain juga cukup berat.

“Kami mendapatkan juara ketiga se-Jabodetabek, dan ini lebih dari cukup. Karena memang jika kita melihat lawan, lumayan cukup berat karena semua tim yang ikut dalam kejuaraan ini berasal dari SSB terbaik di kotanya masing-masing,” ujarnya

Baca Juga  Rizki Apriwijaya: Terima Kasih Wujudkan Jabar Juara

Lebih lanjut Marwangi menjelaskan, tim yang bergabung dengan ASSBD Kuning merupakan tim gabungan dari SSB yang ada di Kota Depok seperti, SSB Sparta, SSB Metro Kukusan dan lainnya. Karena di Kota Depok, memiliki banyak pemain yang baik.

“Semua SSB yang ada di Kota Depok, memiliki potensi pemain yang sangat baik. Maka dari itu, kami mengambil beberapa pemain untuk di gabungkan menjadi satu tim, dan ternyata mereka bisa bekeja sama dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih tim ASSBD Kuning, Husein mengatakan, persiapan untuk kejuaraan kali ini, tidak ada persiapan khusus. Karena rata-rata pemain sudah di persiapkan dengan baik dari masing-masing tim.

Baca Juga  Pembibitan Atlet di Kejuaraan Antar Kampung

“Kesulitan tidak ada, karena pemainnya sudah memilki kemampuan, tinggal di latih. Yang saya takutkan, justru kekompakan mereka. Karena tidak semua pemain, kenal satu sama lain. Tetapi, seiring dengan latihan yang rutin, membuat mereka kompak,” pungkasnya. (dia)