Foto: Retno/Radar Depok PERLIHATKAN: Pemilik Batik Rani, Joko Taruna memperlihatkan jenis batik yang ada di tokonya yang berada di Pusat Batik Indonesia, Detos.
yamaha-nmax

 

PERLIHATKAN: Pemilik Batik Rani, Joko Taruna memperlihatkan jenis batik yang ada di tokonya yang berada di Pusat Batik Indonesia, Detos. Foto: Retno/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Batik merupakan warisan budaya nusantara (Indonesia) yang mempunyai nilai dan perpaduan seni yang tinggi. Batik adalah kerajinan yang telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Salah satu pemilik sentra batik di Detos, yaitu Joko Taruna dan Rani memilih usaha batik, karena pihaknya ingin memajukan salah satu kebudayaan nusantara dan melestarikannya Maka pihaknya membuka Batik Rani di Pusat Batik Indonesia FS 9 Nomor 5, Lantai 1, Detos.

“Dominan batik yang ada di Batik Rani adalah Batik Sogan yang merupakan salah satu jenis batik klasik Indonesia, yang masih terasa kental unsure tradisionalnya,” kata Pemilik Batik Rani, Joko Taruna kepada Radar Depok.

Lebih lanjut, ungkapnya, Batik Sogan sedang tren. Dengan memiliki keunggulan, warna klasik yang identik dengan coklat muda dan coklat tua. Karena itu, banyak masyarakat pun mencari Batik Sogan yang berbahan dasar hitam dengan corak warna kecoklatan.

“Jadi orang condong mencari batik klasik ke kami (Batik Rani). Untuk motif di Tahun 2017 sedang tren batik bermotif parang yang banyak jenisnya,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya langsung memproduksi sendiri batiknya di Jepara. Pihaknya juga memiliki showroom batik di daerah tersebut. Untuk ukuran, pihaknya menyediakan hingga ukuran 5 L.

“Semua lengkap ada batik tulis, batik kombinasi tulis, batik cap di sini (Batik Rani).  Untuk harganya mulai dari Rp 80 ribu – Rp 250 ribu. Jadi, batik kami masih terjangkau di pasaran Depok. Bahkan ada orang yang dari Jakarta mencari batik dan pesan ke kami di Pusat Batik Indonesia ini,” tandasnya. (ret)