IST BAGI TIPS: Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menghadiri maulid akbar yang dihelat elemen SMK dan SMP Mutiara.

 

BAGI TIPS: Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menghadiri maulid akbar yang dihelat elemen SMK dan SMP Mutiara. Foto: Istimewa/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Ratusan siswa dan alumni SMP dan SMK Mutiara yang berlokasi di Jalan Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Tapos, mengikuti gelaran maulid akbar sekaligus temu kangen alumni lintas angkatan, Sabtu (14/1).

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Ketua PCNU Kota Depok Ustaz Raden Salamun Adiningrat, anggota DPRD Kota Depok Rezky M. Noor, Camat Tapos Muchsin Mawardi, Lurah Cilangkap Suaibun, Ketua Yayasan Al Munawar Budi Handono, Kepala SMK Adi Gusnadi, Kepala SMP Muhasan, tokoh masyarakat setempat, dan orangtua siswa.

Wakil Walikota Pradi Supriatna, dalam sambutannya membagikan tiga tips untuk menjadi orang sukses kepada para siswa. Pertama, selalu berbuat baik kepada semua orang. Kebaikan yang ditanamkan insya Allah akan membuahkan kebaikan pula.

Baca Juga  SAI Meruyung, Kota Depok: Tinjau dan Jadikan Karya Tulis

“Kiat sukses yang kedua adalah mengerjakan segala sesuatu dengan ikhlas. Dengan keikhlasan itu, apa yang kita kerjakan juga akan terasa ringan dan tidak membebani. Yang terakhir adalah terus belajar dimana pun dan sampai kapan pun. Belajar adalah kewajiban dari kita dilahirkan sampai akhir usia,” pesannya.

Kepala SMK Mutiara, Adi Gusnadi, menjelaskan, kegiatan maulid dimaksudkan agar siswa terus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah serta meneladani dan mencontoh akhlaknya.

“Siswa diharapkan bisa makin mengenal sosok Baginda Rasul dan menjadikannya sebagai idola dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, siswa akan terhindar dari berbagai perilaku yang merusak,” ujar Adi.

Pengaruh pergaulan terhadap siswa semakin mengkhawatirkan. Karena itu, dibutuhkan sosok yang menjadi panutan bagi siswa agar terjerumus pada hal negatif.

Baca Juga  Dishub Dianggap Salah Paham

“Saat ini terjadi degradasi moral di mana-mana. Banyak transformasi budaya luar yang diserap oleh generasi muda. Selain itu, semakin sulitnya menyaring pengaruh teknologi yang acapkali disalahgunakan oleh generasi muda. Untuk itulah perlu ditanamkan hal-hal yang baik kepada siswa,” katanya.

Kepala SMP Mutiara, Muhasan, menambahkan, kegiatan menjadi ajang silaturahmi pihak sekolah dengan siswa, alumni, orangtua, dan masyarakat sekitar.

“Dengan silaturahmi ini diharapkan akan semakin meningkatkan sinergitas seluruh pihak, dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan karakter siswa,” harapnya. (ram)