Foto: PEBRI/RADAR DEPOK SERU: Salah satu pemain dari film Iqro turut hadir dalam kegiatan nobar film Iqro yang diadakan BKPAKSI Kota Depok, kemarin.

 

SERU: Salah satu pemain dari film Iqro turut hadir dalam kegiatan nobar film Iqro yang diadakan BKPAKSI Kota Depok, kemarin. Foto: Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Badan Koordinasi Pendidikan Al-Quran dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Depok mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) di salah satu bioskop yang ada di pusat perbelanjaan di Kota Depok. Total ada sekitar 200 guru dan siswa dari RA, SPS-PAUD Al Quran, TKQ dan TPQ, MTKS yang memang menjadi anggota BKPAKSI Kota Depok.

Wakil Direktur Daerah BKPAKSI Kota Depok, Ririn Tjahyaningsih mengatakan, dalam kegiatan tersebut, mereka menonton film bisokop berjudul ‘Iqro’. Tidak hanya dihadiri guru, siswa dan anggota dari BKPAKSI Kota Depok saja, tetapi turut hadir pula pemain dari film tersebut, yakni Neno Warisman dan Associate Producer dari film Iqro, Yus Kadarusman.

Tidak hanya sekedar nobar saja, tetapi ada juga pemberian hadiah doorprise kepada peserta yang hadir. Sehingga, menjadikan kegiatan tersebut lebih menarik dan meriah lagi.

“Ini adalah sebagai bentuk silaturahmi dan untuk meningkatkan kekompakan dalam tubuh BKPAKSI Kota Depok. Dengan nobar ini, guru dan siswa juga menjadi tahu tentang makna dari film tersebut, yang menceritakan tentang bagaimana membaca Al quran yang diawali dengan belajar Iqro,” ucapnya kepad Radar Depok.

Sementara itu, Associate Producer dari film Iqro, Yus Kadarusman menuturkan, dasar dari film tersebut, yakni tentang fenomena metode membaca Al quran dengan Iqro pada tahun 1980 – 1990. Tetapi, bukan mengulas tentang sejarah dari Iqro, lebih mengedepankan tentang bagaimana manfaat dari membaca Al quran.

“Ini adalah film keluarga, dimana menceritakan tentang seorang anak yang tidak bisa membaca Al quran. Dan demi mencapai satu tujuan yang diinginkannya, mengharuskan bisa membaca Al quran, maka dia belajar.

Dan ternyata anak tersebut, menemukan banyak manfaat dari bisa membaca Al quran,” katanya. (peb)