BERKUNJUNG : DPC PDI Perjuangan Kota Depok Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak berkunjung ke kantor BPJS Kesehatan Depok di Jalan Margonda Raya, kemarin.
yamaha-nmax
BERKUNJUNG : DPC PDI Perjuangan Kota Depok Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak berkunjung ke kantor BPJS Kesehatan Depok di Jalan Margonda Raya, kemarin. Foto: Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM –  Para punggawa DPC PDI Perjuangan Kota Depok Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Depok di Jalan Margonda Raya, kemarin.

Kunjungan itu merupakan salah satu wujud dari rangkaian program kerja partai dalam bidang kesehatan. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak, Sahat Farida Berlian.

“Dari kunjungan ini, digunakan sebagai forum untuk koordinasi,” kata Sahat kepada Radar Depok, kemarin.

Dalam pertemuan itu, kata dia, ada beberapa hal yang ditanyakan dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke BPJS Kesehatan. “Depok ini terdiri dari 11 kecamatan. Sementara pendaftaran untuk menjadi peserta BPJS hanya bisa dilakukan di Margonda, buat kami ini merupakan persoalan. Kami meminta BPJS Kesehatan untuk turun langsung ke wilayah. Jemput bola,” tuturnya.

Ia juga menyinggung ihwal peralihan Jaminan Kesehatan Masyarakat Jamkesmas dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sementara, mereka itu mendaftar ke BPJS Kesehatan secara mandiri.

“Maka dari itu kami meminta keseluruhan data peralihan, dilakukan dengan cek data para peserta. Kami paham terkait data peralihan merupakan ranah pemerintah kota. Dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial,” beber dia.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok ini menambahkan, JKN sudah mulai sejak 2014. Ditargetkan mampu mengcover keseluruhan masyarakat di 2019.

“Hari ini kita di Depok masih berhadapan dengan rumah sakit yang masih belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dalam MoU juga tidak ada,” jelasnya.

Sebagai informasi, per 31 Desember 2016. Tercatat ada sebanyak 1.047.750 warga Depok yang menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ada 114 fasilitas kesehatan dan 14 Rumah Sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Pantuan di lapangan, turut mendampingi dalam kunjungan, Ketua Baguna DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Agustina Simanjuntak dan Ketua PAC PDI Perjuangan Sukmajaya, Rachmin Siahaan. (irw)