Foto: Ferdian/Radar Depok MERAWAT: Salah satu petani ikan tetra di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari memberikan makanan ke ratusan ikan tetra.
yamaha-nmax

 

MERAWAT: Salah satu petani ikan tetra di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari memberikan makanan ke ratusan ikan tetra. Foto: Ferdian/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Perputaran uang dari budidaya ikan tetra atau ikan hias di Bojongsari mampu mencapai Rp2 milliar tiap pekannya. Bahkan, Kecamatan Bojongsari termasuk salah satu wilayah terbanyak pengekspor ikan hias di dunia.

Salah  satu pembudidaya ikan Tetra, Mamun Sabani mengatakan, di Kecamatan Bojongsari ada sekitar 500 pembudidaya dan 15 kelompok pembudidaya ikan. Apalagi, banyak permintaan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan jumlah penyebarannya lebih banyak ke luar negeri. Seperti ke Singapura, Tiongkok dan juga Jepang.

“Sebenarnya lebih dari Rp2 miliar perputarannya uangnya. Karena, sekarang ini kami menjual harga ikan dengan ukuran tertentu dengan harga Rp450. Tetapi, saat sampai di penjual ikan di masyarakat, bisa sampai Rp5.000. Bahkan, di luar negeri, harnya bisa berkali-kali lipat,” ucapnya kepada Radar Depok.

Itu yang menjadi kendala para pembudidaya ikan hias untuk mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, dirinya berharap Kecamatan Bojongsari memiliki koperasi untuk melepaskan ketergantungan para pembudidaya ikan dari broker eksportir yang menaruh harga sangat murah.

“Kendala utama yang datang kepada pembudidaya ikan hias, ialah harga jual ikan yang terlalu rendah. Sementara itu, makanan ikan tetra tiap tahunnya semakin naik,” katanya.

Menjawab kegalauan dari pembudidaya ikan di wilayahnya, Camat Bojongsari, Usman Haliyana berencana membuat Kampung Tetra di tahun ini. Program kampung tetra tersebut, merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah guna lebih menyejahterahkan pembudidaya ikan hias di Kota Depok.

“Komoditi ikan tetra merupakan produk andalan dari Kecamatan Bojongsari dan  Kota Depok. Karena itu, perlu adanya pengembangan industri ini lebih dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Usman.

Ke depan menurut dia, Kampung Tetra di Kecamatan Bojongsari mampu dengan mudah dicari melalui internet.  Karena akan ada aplikasi khusus yang dibuat pada program ikan tetra ini.

“Kami sebagai pemerintah kecamatan mendukung penuh para pembudidaya, dan tidak menutup kemungkinan di Kecamatan Bojongsari bakal ada koperasi khusus bagi pembudidaya dan petani,” jelas dia. (bry)