TUNJUKAN : Anggun Dianti Sarah , salah satu penggemar aksesoris kalung coker. DIAN/RADARDEPOK
yamaha-nmax
TUNJUKAN : Anggun Dianti Sarah , salah satu penggemar aksesoris kalung coker. Foto : Dian/Radar Depok 

DEPOK-Semakin berkembangnya jaman, tapi trend era tahun 90an kini mulai digandrungi kembali dengan fariasi yang semakin unik dan modern. Baru-baru ini tren kalung coker yang memboming di tahun 90an mulai menjamur digunakan kekiniannya.

Kalung coker, merupakan jenis kalung yang dieratkan keleher di mix berbagai macam variasi liontin atau apapun. Dan biasanya pemakaian kalung ini bisa digunakan untuk berpergian, agar menunjang penampilan.

Mahasisiwi Universitas Pancasila (UP), Anggun Dianti Sarah menyatakan, sudah sering menggunakan kalung coker. Tidak hanya berpergian ketempat yang non formil saja, tetapi ketempat formil seperti kampus atau ke pernikahan dia sering menggunakan kalung tersebut.

“Pakai kalung coker itu sudah dari 2016 lalu, waktu pas coker happening dan di jual di berbagai online shop langsung tertarik untuk membeli,“ ujar perempuan yang tinggal di Keluarahan Beji ini.

Kalung choker ini punya banyak variasi, yang bisa kamu mix & match dengan stylemu. Mulai dari style glamour sampai yang casual. Bahan kalung choker ini pun banyak jenisnya.

Mulai dari yang elastis dari karet, kulit, kain atau yang berbahan metal. Dan sekarang choker juga ada yang terdiri dari 2 hingga 3 layer yang di mix dengan kalung panjang.

Pemilik Quort Boutique Hafstari, Ayu H mengungkapkan, saat ini memang kalong coker banyak diminati khususnya kaum perempuan. Untuk harga mulai dari Rp9 ribu hingga Rp100 ribu, semuanya tergantung jenis bahan dan juga variasi yang di pilih.

“ Biasanya yang beli itu ABG hingga ibu-ibu, yang biasanya menyukai trend fashion saat ini. Untuk harga semua variatif tergantung pemilihan jenis cokernya saja “ ucapnya.(dia)