Foto: Ricky/'Radar Depok BEKERJA: Seorang pesapon sedang membersihkan Jalan Radar Auri di wilayah Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, kemarin.
yamaha-nmax

 

BEKERJA: Seorang pesapon sedang membersihkan Jalan Radar Auri di wilayah Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, kemarin. Foto: Ricky/’Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Menjaga kebersihan di wilayah, perlu ada petugas yang diamanahkan untuk melaksanakannya. Sehingga, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2017, Ketua LPM Kelurahan Harjamukti, Jayadi, akan mendorong usulan untuk pengadaan pesapon di kelurahan.

“Saya berharap ada 10 pesapon di kelurahan dan ini bisa diikuti di enam kelurahan yang ada di Kecamatan Cimanggis,” kata Jayadi kepada Radar Depok, kemarin.

Karenannya, ia berharap bisa diakomodir, mengingat pentingnya lingkungan yang bersih dan demi tercapainya target Kota Depok meraih Piala Adipura.

Kebersihan itu hal yang sangat penting, kata dia, jangan berbicara mendapatkan Adipura, sementara petugasnya tidak ada. Maka dengan adanya 10 pesapon di tiap kelurahan, tentu akan sangat membantu dalam penanganan kebersihan.

“Di Kecamatan Cimanggis memang memiliki tenaga kebersihan, tetapi tiap kelurahan jatahnya seminggu sekali. Memang ada Jumsih di kelurahan maupun di kecamatan, tapi tidak tiap hari,” terangnya.

Di kelurahan Harjamukti yang menjadi wilayah lintasan warga Kota Bekasi, Bogor dan Jakarta Timur dimanfaatkan oknum warga yang memanfaatkan dengan membuang sampah sembarangan.

“Akhirnya. Harjamukti kelihatan kotor. Sementara warga Harjamukti sendiri saya rasa tidak seperti itu, karena sudah tumbuh kesadaran dan membangun bank2 sampah di beberapa RW,” tutur Jayadi.

Terkait usulan ini, lanjut Jayadi, pihaknya belum mengetahui mekanismenya seperti apa dan bisa atau tidak usulkan.  Kendati demikian, jika usulan ini diakomodir, selain dapat meningkatkan kebersihan di tiap kelurahan yang ada di Kecamatan Cimanggis, juga menciptakan lapangan pekerjaan untuk para pengangguran.

“Mekanismenya seperti apa, untuk perekrutan dan penganggarannya nanti akan kami kembalikan lagi ke pemerintah, yang jelas usulan kami seperti itu,” ucap Jayadi.

Ketua LPM Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Anggoro mengakui usulan tersebut bagus. Namun, ia belum mengetahui anggarannya bisa dialokasikan dari dinas atau tidak.

“Kedua, kalau semua pekerja dari dinas nanti warga jadi pada malas bersih-bersih.. itu baru wacana sih nanti coba kita diskusikan lagi baik buruknya,” ucap Anggoro. (cky)