ADE/RADAR DEPOK AKHIRNYA TERTANGKAP: Pelaku Antoni Wijaya (39), warga Jalan Anggrek Dalam, RT10/03, Kelurahan Depok, Pancoranmas, diringkus saat hendak mencopet di Stasiun Citayam.
yamaha-nmax

 

AKHIRNYA TERTANGKAP: Pelaku Antoni Wijaya (39), warga Jalan Anggrek Dalam, RT10/03, Kelurahan Depok, Pancoranmas, diringkus saat hendak mencopet di Stasiun Citayam. Foto: Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Hiruk-pikuk pagi hari di Stasiun Citayam, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Selasa (17/1), dimanfaatkan Antoni Wijaya (39) untuk berbuat jahat.

Antoni yang tinggal di Jalan Anggrek Dalam, RT10/03 Kelurahan Depok, Pancoranmas, tertangkap setelah mencuri sebuah Handphone (Hp) dari saku celana korbannya.

“Baru kali ini saya mencuri, niat hasil mencuri untuk kehidupan sehari-hari. Karena saya tidak bekerja,” alibi Antoni yang keburu tertangkap oleh korbannya dan kemudian dibawa ke Polsek Pancoranmas.

Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Iptu Jajang Rahmat, mengatakan, tertangkapnya Antoni bermula ketika korban bernama Taufik Ardi Nugroho (39), warga Kampung Pabuaran RT06/02, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, hendak berjalan menyusuri peron. Dari arah berlawan tiba-tiba Antoni menabrak tubuh Taufik.

“Saat bersenggolan tersebut, pelaku langsung mengambil Hp korban yang ada disaku celana depan,” kata Iptu Jajang.

Sadar ada yang janggal dengan kelakuan pelaku yang menabrak dirinya, Taufik meraba bagian kantong celana untuk memastikan Hp-nya masih ada.

“Saat korban tahu HP-nya nggak ada, korban langsung mengejar pelaku,” lanjut Jajang.

Pelaku lantas berusaha kabur dan melempar Hp milik korban keluar stasiun. Karena korban dibantu petugas keamanan stasiun, pelaku akhirnya berhasil diamankan beserta barang bukti Hp.

“Barang bukti satu buah Hp merek Lenovo A6000 warna Hitam. Pelaku kami jerat Pasal 362 KUHP dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tutup Iptu Jajang. (ade)