RICKY/RADAR DEPOK ALAT BARU: Kepala UPT Damkar Tapos, Tono (kiri), bersama Kasubag TU Damkar UPT Tapos, Anton Yulianto, menunjukan alat Chainsaw di markas mereka, Jalan Raya Tapos, Kecamatan Tapos.

 

ALAT BARU: Kepala UPT Damkar Tapos, Tono (kiri), bersama Kasubag TU Damkar UPT Tapos, Anton Yulianto, menunjukan alat Chainsaw di markas mereka, Jalan Raya Tapos, Kecamatan Tapos. Foto: Ricky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Menunjang kesiapsiagaan para anggota dalam melaksanakan tugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kini UPT Tapos telah dilengkapi dengan dua alat gergaji mesin (Chainsaw) untuk membantu masyarakat.

“Alat Chainsaw dipersiapkan apabila ada pohon tumbang atau bencana lainnya yang sekiranya dapat dibantu dengan menggunakan alat ini,” tutur Kepala UPT Damkar Tapos, Tono Hendratno Hasan kepada Radar Depok, kemarin.

Dia menjelaskan, penyediaan alat ini seiring dengan adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, dimana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok berubah menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.

Maka, lanjut Tono, hal ini semakin memacu anggota Damkar dan Penyelamatan untuk semakin siap memberikan pelayanan kepada Masyarakat, tidak hanya terkait dengan penanganan musibah Kebakaran. Tetapi, bencana lainnya, seperti banjir, pohon tumbang, dan lainnya.

Baca Juga  Langkah Kecamatan Sawangan Cegah Penularan Korona : Rutin Turun ke Lapangan, Sosialisasikan AKB

“Jadi tidak hanya menangani kebakaran saja, ketika pohon tumbang, kami pun telah dilengkapi peralatan dan siap membantu,” terang Tono.

Alat chainsaw ini, tidak hanya ada di UPT Damkar Tapos saja, tetapi di disiapkan di Mako Kembang dan seluruh UPT Damkar se-Kota Depok serta Posko Walikota. Sehingga, ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat segera menghubungi Damkar terdekat.

“Dengan semakin lengkapnya Peralatan yang dimiliki, semoga masyarakat dapat semakin terlayani dan dapat terwujud Visi menuju Kota Depok yang aman dari kebakaran dan bencana lainnya,” tandasnya.

Kasubag TU Damkar UPT Tapos, Anton Yulianto menambahkan, untuk pengoperasian alat Chainsaw itu, tetap dilakukan anggota UPT Damkar Tapos yang saat ini berjumlah 23 personil, ditambah kepala UPT, Kasubag TU, keamanan dua orang dan kebersihan, totalnya 28 orang.

Baca Juga  Santunan dan Mural Warnai Polsek Cimanggis Depok, Berikut Jumlah yang Diberikan Bantuan

“Seluruh anggota memang harus bisa menggunakan alat gergaji mesin ini. Pelatihannya saat ini hampir setiap hari, sambil memanaskan mesin, anggota belajar menggunakan alatnya,” ucap Anton. (cky)