SABET : Dua Dinas di Depok mendapat sertifikat ISO terkait pelayanan dan pendataan. Foto: Febrina/Radar Depok
yamaha-nmax
SABET : Dua Dinas di Depok mendapat sertifikat ISO terkait pelayanan dan pendataan. Foto: Febrina/Radar Depok

DEPOK-Dua dinas di lingkup Pemerintahan Kota Depok menyabet Sertifikat ISO 9001:2008 terkait system manajemen mutu. Kedua dinas itu yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok.

Sertifikat ISO 9001:2008 diserahkan langsung dari General Manager PT Tirta Murni Sertifikasi, Irsyad M Noor kepada Walikota Depok, Mohammad Idris, kemarin.

Walikota Depok, Mohammad Idris menyatakan, ISO merupakan salah satu standar ukuran minimal manajemen untuk bisa melayani  masyarakat. Dinas Perhubungan mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2008 untuk kategori bidang angkutan. Sedangkan Disdukcapil Kota Depok mendapat perpanjangan ISO dibeberapa bidang.
“Jadi perlu dilakukan ISO melalui tenaga konsultan yang bisa meningkatkan persiapan untuk mendapatkan ISO. Persiapan sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, bukan baru-baru ini saja,” ujar Idris kepada Radar Depok.

Idris menambahkan, sebelum mendapatkan ISO setiap dinas harus melalui beberapa tahapan termasuk mengikuti tes. Setelah itu barulah keluar sertifikat ISO-nya. ISO juga sebagai barometer untuk meningkatkan pelayanan.

Menurut Idris, ada beberapa OPD yang memang harus di ISO, tapi ada juga yang tidak perlu. Karena memang kegiatan yang sudah wajib dan standar pelayanan minimal telah ditentukan kementerian. “Seperti pendidikan itu sudah ada standar minimal pelayanan, kalau itu tidak dilaksanakan kami kena penalti,” paparnya.

Pelayanan yang harus di ISO yakni pelayanan yang menyentuh masyarakat seperti Puskesmas, Dinas Sosial, RSUD, Damkar dan lainnya.

“Kalau kelurahan memang dari Kementerian Dalam Negeri belum ada payung hukum yang khusus mengatur ISO itu, kami bekerja harus ada dasar hukum,” ungkapnya.

Kepala Disdukcapil, Misbahul Munir mengatakan, ISO 9001:2008 yang didapat dinasnya merupakan hasil perpanjangan. Pasalnya, ISO tersebut harus diperpanjang setiap tahunnya.

“Setiap tahun dievaluasi untuk mendapatkan ISO, hasil penilaian ulang bahwa Disdukcapil masih tetap mempertahankan kualitas pelayannnya,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa ISO bisa saja dicabut jika ditemukan pelayanan yang tidak baik. “Kalau hasil pemeriksaaannya buruk, ISO bisa saja dicabut.

Saat ini semua bidang yang ada di dinas kami telah mendapatkan ISO seperti Sekretariat, Kependudukan, Pencatatan Sipil serta Bidang Informasi dan Data,” tutup Munir.(ina)