Retno/Radar Depok BERBAHAYA:Keberadaan tempat bermain yang melengkapi halte ramah anak di Jalan Margonda Raya dekat SDN Pondok Cina 1.
yamaha-nmax
BERBAHAYA: Keberadaan tempat bermain yang melengkapi halte ramah anak di Jalan Margonda Raya dekat SDN Pondok Cina 1. Foto : Retno/Radar Depok

PONDOK CINA – Keberadaan tempat bermain yang melengkapi halte ramah anak di Jalan Margonda Raya dekat SDN Pondok Cina 1 disoroti Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Sri Utami.

Pihaknya yang langsung melakukan pengawasan terkait leading sector Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, meminta agar arena permainan berupa mangkok putar yang sebagai pelengkap Halte Pondok Cina, untuk segera dipindahkan.

“Saya usulkan agar dipindahkan ke taman warga terdekat. Sepertinya Dishub salah paham, bukan begitu maksud dari halte ramah anak,” jelas Sri Utami kepada Radar Depok.

Dia menuturkan, halte ramah anak itu adalah halte yang menjamin kenyamanan dan keselamatan anak. Bukan justru mendorong anak-anak bermain di tepi jalan yang berbahaya.

Seharusnya dimaknai halte tersebut, dengan memberi rasa nyaman dan aman bagi anak. Misalnya, tidak ada yang merokok di halte, adanya zebra cross, lampu alert, serta penerangan cukup. Sehingga, meminimalisir kriminalitas dan tindak asusila.

“Bahkan juga ada petugas yang siap membantu anak menyebrang. Jadi bukan dengan membangun tempat bermain di lokasi yang berpotensi membahayakan anak,”katanya.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Pondok Cina, Munir mengungkapkan, pemasangan permainan di dekat halte Pondok Cina dinilai tidak memperhatikan estetika dan keamanan. Karena tidak tepat ada tempat permainan anak-anak di Jalan Raya Margonda.

“Kalau mereka (anak-anak) lepas kontrol, lalu lari ke jalan dan mengakibatkan kecelakaan bagaimana? Terlebih kalau tidak diawasi orang tua. Maka masalah baru akan timbul didalamnya,” sindirnya. (ret)