IRWAN/ RADAR DEPOK TURUN LANGSUNG : Anggota DPRD Kota Depok Dapil Kecamatan Pancoranmas, Edi Masturo bersama masyarakat Kelurahan Rangkapanjaya Baru saat memperlebar jalan tembus ke arah Kelurahan Pasir Putih. Sawangan.
yamaha-nmax

TURUN LANGSUNG : Anggota DPRD Kota Depok Dapil Kecamatan Pancoranmas, Edi Masturo bersama masyarakat Kelurahan Rangkapanjaya Baru saat memperlebar jalan tembus ke arah Kelurahan Pasir Putih. Sawangan. Foto: Irwan/ Radar Depok

Giat Anggota DPRD Kota Depok, Edi Masturo

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, Edi Masturo mengapresiasi pembangunan jalan tembus dari Kelurahan Rangkapanjaya Baru ke Kelurahan Pasir Putih, yang dibangun warga secara swadaya. Sebab, jalan itu sering dilintasi kendaraan dan perlu mendapatkan perhatian.

Laporan : MUHAMMAD IRWAN SUPRIYADI, Radar Depok

Jalan yang menghubungkan antara dua kecamatan itu sangatlah penting bagi masyarakat sekitar. Karenanya, masyarakat minta bantuan kepada Pemkot Depok untuk bisa merealisasikan keinginan tersebut.

“Paling tidak ada sumbangsihnya,” ucap Edi.

Saat ini kondisi jalan memiliki lebar satu meter. Direncanakan dari pembangunan, luas jalan bisa menjadi tiga meter. “Kalau lebarnya tiga meter dan panjang 500 meter. Tapi yang menjadi berat pekerjaan adalah membuat turap Kali Pesanggarahan, karena medannya sangat terjal untuk dibuatkan turap menanjak,” tutur mantan LPM Kelurahan Rangkapanjaya Baru itu.

Edi menambahkan, dana yang digunakan pembangunan perluasan jalan tembus itu, merupakanm dana dari swadaya masyarakat. “Sampai saat ini sudah 3 bulan berjalan, sudah menghabiskan dana sekitar Rp400 juta. Pagu anggaranya sebesar Rp800 juta,” jelasnya.

Ia pun berharap agar ada bantuan dari pemerintah mengenai pembangunan, supaya dapat meringankan beban masyarakat.

“Saya akan coba mengajukan ke dinas terkait,” ungkapnya.

Ketua RW01 Rangkapanjaya Baru, Kotong Hanafi mengatakan, pelebaran jalan itu memang murni keinginan masyarakat. Pasalnya, jalan itu banyak dipakai kendaraan untuk melintas. Khususnya roda dua. “Kami sudah habiskan ratusan juta. Itu dari masyarakat. Mereka peduli akan pembangunan di wilayahnya,” katanya. (*)