DICKY/RADARDEPOK DILALAP API : Salah satu ruko di Jalan Akses UI yang menjadi korban kebakaran, kemarin.
DILALAP API : Salah satu ruko di Jalan Akses UI yang menjadi korban kebakaran, kemarin.  Foto : Dicky /Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Warga dan pengguna jalan di Jalan Akses UI RT3/9 Kelurahan Tugu, Cimanggis, dikejutkan dengan amukan si Jago Merah, kemarin dini hari. Akibat peristiwa tersebut, empat ruko hangus dan mengalami kerugian sekitar Rp300 Juta.

Saksi Mata Siti mengatakan, didalam toko awalnya terdapat percikan api yang langsung membesar kemudian ada suara letusan. Kemunfkinan itu suara tabung gas ikut terbakar. “Saya langsung berteriak ada kebakaran,” terangnya kepada Harian Radar Depok, kemarin malam dini hari.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, peristiwa kebakaran yang menghanguskan empat ruko terjadi pada Rabu (18/1) sekitar pukul 23.45, di Jalan Akses UI RT3/9 Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis. Guna mencegah melebarnya api, pihaknya menerjunkan 10 unit mobil pemadam.

“Ada empat ruko yang terbakar dan kami menerjunkan 10 unit mobil pemadam, serta dibantu dua unit mobil dari Jakarta Selatan,” ujar Yayan.

Yayan menjelaskan, ke empat ruko yang terbakar diantaranya, pedagang minuman, warung kopi, warung internet, dan fotocopy. Kebakaran di lahan seluas 20 x 10 meter berhasil dipadamkan pada Kamis (19/1) pukul 00.50. Dia memperkirakan kerugian mencapai Rp300 juta dan peristiwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Yayan meminta, guna mencegah terjadinya kebakaran masyarakat dapat mengecek keamanan tempat tinggal maupun ruko usaha. Mulai dari kabel aliran listrik hingga kompor gas yang biasa digunakan masyarakat. Selain itu, dia mengingatkan masyarakat sebelum meninggalkan rumah maupun ruko dalam waktu lama memeriksa kembali keamanannya.

“Apabila terjadi potensi kebakaran sebaiknya masyarakat segera melaporkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok,” terang Yayan.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus menuturkan, telah memberi garis polisi terhadap ruko yang terbakar. Dari keterangan saksi, api berawal dari percikan api dan membesar dari salah satu ruko fotocopy, hingga terdengar bunyi yang diduga dari tabung gas.

Melihat persitiwa tersebut, masyarakat segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok

“Kami tengah menyelidiki peristiwa kebakaran dan diduga karena konsleting listrik,” ucap Firdaus. (dic)