ADE/RADAR DEPOK RILIS: Epi Nopitasari (33), ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok setelah kedapatan membawa satu paket ganja seberat 6,90 gram.
yamaha-nmax
RILIS: Epi Nopitasari (33), ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok setelah kedapatan membawa satu paket ganja seberat 6,90 gram.Foto : Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok kembali membekuk pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis ganja.

Pelaku yang diketahui bernama Epi Nopitasari (33), warga Perumahan Grand Cibubur Blok f-2 RT03/17, Kelurhan/Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, dibekuk jajaran kepolisian setelah sebelummya mendapat laporan dari warga sekitar.

Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah mendapat laporan adanya tempat yang kerap dijadikan tempat transaksi. Yakni di Gang Arohman RT04/08, Kelurahan Sukamaju, Cilodong.

“Tim langsung bergerak dan melakukan penyisiran di lokasi. Hasilnya didapati seorang perempuan bernama Epi dengan barang bukti narkotika jenis ganja,” kata Putu kepada Radar Depok.

Epi ditangkap karena terbukti menyimpan satu bungkus ganja dengan kertas coklat dengan berat brutto 6,90 gram yang disimpan di dalam tas berwarna hitam.

Diketahui sebelumnya, Satres Narkoba Polresta Depok telah membekuk perempuan bernama Ratna Jaid (31) dengan membawa dua paket sabu seberat 0,82 gram yang disimpan dalam bungkus rokok dan dua alat pengisap sabu alias bong beserta tiga pipet.

“Kota Depok ini menjadi sasaran peredaran gelap narkotika. Dari data 2016 saja ada 350 kasus,” kata Putu. (ade)