TERUS BERLATIH: Kegiatan latihan pengcab GBSI bersama dengan senior-senior GBSI Indonesia. Foto : DIAN/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

­

TERUS BERLATIH: Kegiatan latihan pengcab GBSI bersama dengan senior-senior GBSI Indonesia. Foto : DIAN/RADAR DEPOK

DEPOK – Pengurus cabang (Pengcab) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GBSI) Kota Depok saat ini, sedang disibukan dengan persiapan kejuaraan Porda 2018. Untuk itu, atletnya mulai disibukan dengan mengikuti berbagai kejuaraan untuk mengasah dan menguji coba kemampuan atletnya.

Ketua pengcab GBSI Kota Depok, Nongky Tambayong mengatakan, atletnya memang sudah siap dalam menghadapi Porda 2018. Karena untuk persiapan sudah sering dilakukan, mulai dari latihan dan uji coba tanding. Tim yang nanti akan dikirim ada enam pemain putri dan enam pemain putra.

“Saat ini atlet kami sudah sangat siap sekali menghadapi Porda 2018, tinggal menunggu waktu pelaksanaannya saja,” ujarnya.

Lebih lanjut Nongky menjelaskan, Pengcab GBSI saat ini untuk di Kota Depok selalu berkembang. Karena olahraga ini, tidak terlalu sulit dalam melengkapi sarana dan prasarana, akan tetapi dalam membuat suatu kegiatan atau acara masih sangat sulit di lakukan, apa lagi pihak KONI Kota Depok hanya memberikan anggaran sebesar Rp 14,5 juta setahunnya.

“Kami selalu memaksimalkan kebutuhan atlet kami, tetapi untuk masalah perkembangan masih biasa-biasa saja. Sebab pengcab ini masih kurang untuk melakukan kejuaraan guna mencari bibit atlet baru untuk regenerasi,“ jelasnya.

Selama Pengcab GBSI Kota Depok ikut serta di kejuaraan Porda kerap membawa pulang medali, mulai dari emas, perak atau perunggu. Nongky juga menanggapi soal calon Ketua KONI Kota Depok yang baru nantinya, harus lebih membaur dan lebih dekat dengan setiap pengcab yang ada di Kota Depok.

“Saya berharap, Ketua KONI Kota Depok dan kepengurusannya nanti harus lebih terbuka dalam segala hal, dan juga harus lebih rajin datang ke Kantor KONI jangan kalau ada rapat atau acara saja,“ pungkasnya. (dia)