FERDIAN/RADAR DEPOK SINERGI: Aparatur Kelurahan Cinangka bersama LPM dan Babinkamtibmas Kelurahan Cinangka meninjau UPS di RW06, Kelurahan Cinangka, belum  lama ini.

 

SINERGI: Aparatur Kelurahan Cinangka bersama LPM dan Babinkamtibmas Kelurahan Cinangka meninjau UPS di RW06, Kelurahan Cinangka, belum  lama ini. Foto: Ferdian/Radar Depok

Persiapan Kelurahan Cinangka Menuju Zero Waste

Kelurahan Cinangka sedang gencar menyosialisasikan pemilihan sampah di lingkungan mereka. Targetnya kata Sekel Cinangka, Rijal Farhan, kelurahan yang  berbatasan langsung dengan Kota Tangerang Selatan tersebut, akan Zero Waste atau terbebas dari sampah.

Laporan: FEBRY FERDIAN, Radar Depok

Tumpukan sampah organik dijejer rapih oleh petugas UPS Kelurahan Cinangka di RW06, Selasa (17/1). Beberapa diantaranya, siap dipanen sebagai pupuk. Aparatur Kelurahan Cinangka bersama LPM dan Babinkamtibmas Kelurahan Cinangka, menyempatkan untuk meninjau UPS tersebut.

“Kami sedang memberikan pengertian kepada masyarakat tentang pemilahan sampah di tiap RT dan RW di Kelurahan Cinangka. Kegiatan sosialisasi akan intens dilakukan, hingga masyarakat tergugah untuk mau memilah sampah di rumah mereka,” terang Sekel Cinangka, Rijal kepada Radar Depok.

Baca Juga  Sering Gantikan Ayah Mengajar Ngaji

Menurut dia, saat ini di Kelurahan Cinangka juga memiliki Unit Pengelolaan Sampah (UPS) di RW06. UPS yang tiap pekannya mampu mengubah tiga ton sampah organik menjadi pupuk tersebut, telah berjalan selama satu setengah tahun.

“UPS telah berjalan dan tinggal membentuk bank sampah di tiap RT dan RW,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Cinangka, Suherman mengungkapkan, pihaknya bersama Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan tentunya pihak Kelurahan Cinangka akan membuat bank sampah di tiap RW.

Tentunya bukan sesuatu yang mudah untuk membuat masyarakat ingin memilah sampah. Biasanya, masyarakat itu lebih percaya jika sudah melihat hasilnya. Karena itu, kami akan buat pilot project program ini di suatu wilayah yang di Kelurahan Cinangka.

Baca Juga  Sisa 15 Pohon, Berharap Pemerintah Sediakan Lahan Pertanian

“Wilayah pilot project bisa di RW06 atau RW08 yang saat ini sudah menjalankan pemilihan sampah,” katanya.

Ketua RW 06, Madarih mengaku siap jika ditunjuk sebagai RW percontohan. Menurut dia, banyak hasil yang mampu diperoleh jika suatu wilayah mampu mengolah sampah mereka, baik itu organik maupun anorganik.

“Kami tentunya ingin melakukan yang terbaik jika ditunjuk. Tetapi, nantinya tentu harus berdasarkan keputusan dari kelurahan bersama LPM dan BKM,” tutup dia. (*)