ANGKUT BARANG BUKTI: Sejumlah barang bukti penggerebekan narkotika jenis ganja seberat 200 kilogram, di Jalan Terusan Haji Nawi Malik RT03/RW14 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Foto : Istimewa
yamaha-nmax
ANGKUT BARANG BUKTI: Sejumlah barang bukti penggerebekan narkotika jenis ganja seberat 200 kilogram, di Jalan Terusan Haji Nawi Malik RT03/RW14 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Foto : Istimewa

DEPOK – Petugas gabungan dari tim Direktorat IV Bareskrim Polri dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok, menggerebek sebuah gudang di Jalan Haji Nawi Malik RT03/RW04 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, yang menyimpan narkoba jenis ganja.

Ditempat tersebut, polisi menemukan 184 kilogram ganja yang terbungkus dalam dus coklat, dan diduga bernilai ratusan juta. Barang bukti langsung diangkut ke Mapolresta Depok.

“Kami menangkap satu orang tersangka di lokasi penggerebekan gudang ganja,” kata Kasatresnarkoba Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, kepada Radar Depok.

Selain itu lanjut Putu, penggerebekan ini merupakan operasi gabungan bersama Mabes Polri, dan dibantu tim dari Polresta Depok.

“Kami ke lokasi dan mengamankan barang bukti berupa enam paket  besar ganja dibungkus kardus coklat dan satu orang tersangka,” tegas Kholis.

Ganja dan Sabu-sabu Terbanyak Beredar

Sepanjang 2016, pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis ganja dan sabu-sabu ternyata cukup banyak. Bila dirunut satu persatu kasusnya hal ini cukup mengkhawatirkan, karena melibatkan pelajar sebagai pengedar dan pemakai.

Kasus yang pernah diungkap sebelumnya, diantaranya Polsek Bojonggede mengamankan Coki (34) yang kedapatan membawa ganja serta alat hisap bong, saat digerebek di rumah teman wanitanya di Bojonggede, Minggu 11 Desember 2016.

Selain itu, Polsek Pancoranmas juga membekuk enam pemuda yang tengah berpesta ganja di Jalan Kenanga Kelurahan Depok Jaya, pada Senin (25/4) lalu. Mereka adalah, SS (25), AWD (28), RMH (21), MVA (21), RP (19) dan AS (20). Dari tangan mereka, petugas menyita ganja yang disimpan dalam tupperware atau tempat makam.

Pada 2 Agustus 2016, Polresta Depok juga menciduk CA (28) yang mengedarkan ganja. Dari tangannya petugas menyita 11 gram ganja.

Putu menilai, peningkatan peredaran narkoba ini disebabkan pesatnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi. Pertumbuhan penduduk Depok juga didominasi kalangan pemuda. ‎

“Selain itu, karena (Depok merupakan) wilayah perlintasan atau penghubung antara ibu kota negara dan Jawa Barat. Karakteristik Depok sebagai kota penyangga Jakarta,” tutur Putu, seraya menambahkan Depok tak hanya menjadi lokasi pemasaran, Depok pun menjadi tempat transit sebelum beredar ke wilayah lain

Putu pun mengungkapkan, pemasok barang haram itu bisa berasal dari dalam dan luar Depok. Jenis narkoba yang paling banyak diedarkan masih terbilang sama yakni ganja dan sabu.

Meski demikian, modus baru guna mengelabui polisi mengemuka pada 2016. Dalam kasus terakhir, Polresta Depok menguak peredaran narkoba jenis pil ekstasi yang berbentuk tokoh kartun minion.

“Untuk kasus ekstasi minion itu fenomena baru, namun penangkapan kemarin itu lebih kepada keberhasilan dalam supply reduction,” ucap Putu selain itu kata dia, ‎ekstasi minion tersebut rencananya diedarkan di Jakarta dan Bogor.

Polresta Depok, tuturnya, masih mendalami dugaan peredaran pil ekstasi minion itu menyasar anak dan remaja.

“Sementara ini kemungkinan (peredaran ekstasi minion) lebih condong untuk mengelabui petugas,” ucap Putu.

Oleh karena itu, upaya pencegahan dilakukan Korps Bhayangkara Depok mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar.‎ “Selain melakukan penangkapan, kami juga melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan ke sekolah-sekolah,” pungkas Putu. (irw/gun/**)

Kilas Kasus Pengungkapan Ganja di Kota Depok

Senin 25 April 2016

Pelaku yang Ditangkap:

SS (25)

AWD (28)

RMH (21)

MVA (21)

RP (19)

AS (20)

Ganja yang Disita:

Ganja Disimpan di Tupperware

Kamis 28 Juli 2016

Pelaku yang Ditangkap:

MM (17)

Ganja yang Disita:

Satu Bungkus Daun Ganja Kering Siap Edar

Jumat 29 Juli 2016

Pelaku yang Ditangkap:

BS (18)

Ganja yang Disita:

Dua Bungkus Paket Ganja Seberat 7,4 Gram

Selasa 2 Agustus 2016

Pelaku yang Ditangkap:

CA (28)

Ganja yang Disita:

Ganja 11 Gram

Rabu 31 Agustus 2016

Pelaku yang Ditangkap:

Indra (20)

Nurafiz Aditya (16)

Darmawan Pradana (19)

Ganja yang Disita:

6 Kilogram

Selasa 25 Oktober 2016

Pelaku yang Ditangkap:

AS (16)

Ganja yang Disita:

Satu Paket Ganja/250 Gram. (*)