OBROLAN SANTAI: Anggota DPR RI, Mahfudz Abdurrahman (ketiga kiri) dan Walikota Depok, M. Idris (kedua kiri), membicarakan pembangunan Kota Depok, termasuk Terminal Jatijajar dan TPA Cipayung. Foto : Febrina/Radar Depok
yamaha-nmax

 

OBROLAN SANTAI: Anggota DPR RI, Mahfudz Abdurrahman (ketiga kiri) dan Walikota Depok, M. Idris (kedua kiri), membicarakan pembangunan Kota Depok, termasuk Terminal Jatijajar dan TPA Cipayung. Foto : Febrina/Radar Depok

MARGONDA – Kemarin, Pemkot Depok mendapat kunjungan dari anggota DPR RI, Mahfudz Abdurrahman. Kedatangan Mahfudz dalam rangka reses laporan-laporan terkait bidang anggota dewan yang digeluti.

Mahfudz memanfaatkan waktu bertemu dengan Walikota Depok, Mohammad Idris. Dalam pertemuan itu, banyak hal dibahas, terutama soal Terminal Jatijajar yang keberadaannya diharapkan bisa mengangkat kesejahteraan warga.

“Pertemuan ini hanya reses, kami membahas terkait otoritas undang-undang seperti terminal. Karena (Terminal Jatijajar) Tipe A ini kan diserahkan kepada Pemerintah Pusat.

Padahal pembangunan kesejahteraan masyarakat secara Nasional seharusnya berbasis kekuatan potensi lokal daerah,” ujar Idris kepada Radar Depok.

Dikatakan Idris, kapasitas Terminal Tipe A yang dapat menampung bus lintas provinsi dan daerah, jika dijadikan kekuatan potensi daerah, bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ini tentunya akan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar terminal.

“Kalau PAD kuat, pembangunan daerah kuat, Depok sebagai penyangga ibukota insya Allah bisa sejahtera orang Jakarta. Logikanya kan seperti itu.

Semoga saja pertemuan ini dapat berlanjut menjadi kerja sama dan menguntungkan Kota Depok, khususnya bagi warga Depok sendiri. Jangan dikesankan pertemuan ini berbau politis,” kata Idris.

Selain terminal, dibahas juga terkait program Zero Waste City yang tengah digembar-gemborkan Pemkot Depok. Bank sampah adalah salah satu produk pemerintah yang sukses dijalankan dan Kota Depok dinobatkan sebagai pemilik bank sampah terbanyak se-Indonesia.

Hal ini mendapat perhatian dan apresiasi tersendiri dari Mahfudz yang duduk di Komisi V DPR.

“Salut dengan Kota Depok yang mampu menjadikan sampah sebagai sumber rezeki dengan bank-bank sampah yang dimiliki. Bank sampah di Kota Depok juga dapat memberikan edukasi untuk menangani sampah organik dan anorganik bagi daerah lain yang melakukan kunjungan ke Depok,” ujar Mahfudz. (ina)