IRWAN/RADARDEPOK PANEN RAYA : Petani belimbing di Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranam panen.
PANEN RAYA : Petani belimbing di Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranam panen. Foto: Irwan/Radar Depok

Menelisik Perkembangan Petani Belimbing di Kota Depok (Habis)
Meski Pemkot Depok mengubah ikon belimbing menjadi Frendly City di bawah kepemimpinan Walikota Depok, Mohammad Idris dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna. Tapi tetap, pohon belimbing yang digarap para petani di Depok menjadi keberkahan.

Laporan : MUHAMMAD IRWAN SUPRIYADI, Radar Depok

Adanya perubahan nama branding atau ikon Kota Depok yaitu belimbing menjadi A Friendly City. Tentu belum diketahui banyak para petani di Kota Depok, sebab mereka fokus mengembangkan usahanya.

Perubahan itu, menurut Ru’hiyat petani belimbing, tidak menjadi permasalahan pemerintah mengubah suatu nama bagi kota ini. Yang terpenting kata dia, pohon belimbing menjadi sumber kehidupan bagi keluarga para petani.

“Tidak masalah yang penting kami terus membudidayakan belimbing yang sudah terkenal. Apa lagi khusus Depok punya ciri khas yaitu Belimbing Depok,” katanya.

Meski begitu, ia pun berharap,  kepada pemerintah kota agar memperhatikan para petani. Paling tidak menyediakan lahan di  satu kecamatan, nantinya dikelola oleh pemerintah sendiri dan para petani. Sehingga kota ini memiliki ciri khas yaitu belimbing, meski sudah tidak menjadi ikon.

Terpisah petani belimbing lainya berlokasi di RW1 Rangkapanjaya Baru, Sanawih  yang baru saja panen belimbing, mengatakan, bertani belimbing sudah menjadi tradisi diwilayahnya. Bahkan, beberapa rumah warga yang  memiliki lahan cukup luas di depan halaman rumah pun terdapat  pohon belimbing.

“Karena perkembanganya bagus untuk usaha, saya saja 10 tahun berkebun. Alhamdulillah hasilnya lumayan dan pohon belimbing itu bagi saya suatu keberkahan,” katanya.

Bang Bucek pangilan akrabnya sambil mengecek belimbing panennya mengatakan, untuk pemasaran belimbing tidak sulit mencari konsumenya. “Malah banyak yang nyari belimbing asli Depok,” kata Bucek.

Ia pun menangapi soal ikon belimbing di Kota Depok diganti bahwa tidak mempermasalahkan. Terpenting kata dia, sebagai petani harus pandai bersyukur, karena potensi usaha belimbing cukup baik. “Kami selaku warga, berharap Kota Depok aman, nyaman dan religius,” ucap Bucek. (*)