Salma (kiri) dan Salwa

Atlet Sepak Takraw Depok. DIAN/RADARDEPOK

 

 

DEPOK – Olahraga sepak takraw, kini tidak hanya sekedar di gemari laki-laki saja, tetapi sudah bermunculan atlet-atlet takraw perempuan. Di Kota Depok, ada perempuan kembar yang dua-duanya menggemari olahraga sepak takraw, dia adalah Salma Reza Safira dan Salwa Reza Safina. Kini kedua atlet perempuan tersebut, sudah setahun bergabung dengan pengcab Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Depok.

Salwa mengatakan, ketertarikannya dengan sepak takraw, karena memang dirinya suka dengan tantangan. Meskipun, sepak takraw identik dengan olahraga yang kerap dimainkan laki-laki.

“Awalnya saya bersama kembaran saya hanya coba-coba saja. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kami semakin serius dalam menekuni olahraga tersebut,“ ujarnya Salwa.

Lebih lanjut Salwa dan kembarannya yang sekarang bersekolah di SMK Budi Utomo ini menjelaskan, sebelum menekuni olahraga takraw dirinya merupakan pemain futsal, yang sudah di geluti sejak duduk di bangku SMP. Karena semakin banyaknya cabang olahraga di Kota Depok, dirinya beralih ke sepak takraw.

“Kami ingin membanggkan kedua orang tua kami, dengan hasil prestasi yang kami raih dengan kerja keras dan keseriusan kami di olahraga sepak takraw. Impian kami, menjadi atlet profesional dan di kenal sebagai penyumbang prestasi terbanyak di Kota Depok,“ jelasnya.

Di waktu yang berbeda Ketua Pengcab PSTI Kota Depok, Andi Rahmat mengatakan, dalam perkembangan olahraga sepak takraw, dirinya memang sangat membutuhkan bibit atlet yang serius menekuni olahrga tersebut. Dengan adanya Si Kembar yang bergabung di PTSI Kota Depok, menambahkan daftar atlet yang dibina dan dijadikan atlet profesional.

“Di Kota Depok sangat susah mencari atlet kembar, yang memang serius untuk menjadikan atlet sebagai profesi mereka nantinya. Dengan datangnya Salwa dan Salma ini, membantu kami untuk mengembangkan olahrga sepak takraw, apalagi mereka berdua perempuan, jadi hal baru,“ ucapnya.

Andi berharap, kedua atlet kembarnya ini dapat menggapai cita-citanya untuk mebanggakan kedua orang tuanya, dengan prestasi yang diraihnya. Dan dapat membantu mengembangkan sepak takraw di Kota Depok.

“Mereka punya banyak cita-cita, saya hanya berharap dengan mereka berkonsentrasi pada olahraga ini, semua impiannya tercapai,“ pungkasnya. (dia)