yamaha-nmax

DEPOK – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mensejahterakan masyarakat Depok terus membaik. Terbukti, dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok mendapat nilai 75,32 indeks kebahagiaan pada 2016. Hal itu, mengalahkan indeks kebahagian Kota Bandung pada 2014.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah, Hardiono menturkan, indeks kebahagiaan Kota Depok mengalami peningkatan pada 2016. Dari survei BPS indeks kebahagiaan Kota Depok 75,32 lebih baik dari Kota Bandung dengan nilai 68 pada 2014.

“Indeks kebahagiaan Kota Depok terus membaik. BPS menilai indeks kebahagiaan Kota Depok 75,32,” ujar Hardiono kepada Radar Depok, kemarin.

Hardiono menjelaskan, ada sepuluh aspek penilaian guna mengetahui nilai indeks kebahagiaan. Diantaranya, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, keharmonisan keluarga, ketersediaan waktu luang, hubungan sosial, kondisi rumah dan aset, keadaan lingkungan, dan kondisi keamanan.

Hardiono menuturkan, hasil capaian indeks kebahagiaan yang diraih Kota Depok dapat dilihat dari banyaknya masyarakat, yang menjadikan Kota Depok sebagai kota hunian. Selain itu, banyaknya campur tangan Pemkot melalui beberapa program yang telah dibuat dan dilaksanakan setiap instansi pemerintahan. Diantaranya, program keluarga harmonis, pembinaan kepada masyarakat dan keluarga.

“Saat ini Pemkot Depok tengah mewujudkan Depok sebagai friendly city,” tandas Hardiono.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menuturkan, hasil pencapaian indeks kebahagiaan Kota Depok tidak terlepas dari peran semua OPD terkait. Kedepannya, Pemkot Depok akan membangun dan menjalankan kegiatan yang lebih besar. Seperti menyiapkan infrastruktur pelayanan kesehatan serta sarana prasarana olahraga.

“Pemkot Depok akan terus berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik kepada masyarakat, guna mensejahterakan masyarakat Depok,” singkat Pradi. (dic)