ADE/RADAR DEPOK MERASA KEHILANGAN : Kedua orang tua Ismi Nur Hikmah (15) siswi MTs Arrahmaniyah saat menunjukkan foto Ismi.
yamaha-nmax
MERASA KEHILANGAN : Kedua orang tua Ismi Nur Hikmah (15) siswi MTs Arrahmaniyah saat menunjukkan foto Ismi. ilang. Foto : Ade/Radar Depok

BOPONTER–Hati Imron Zulkarnaen (43) warga Kampung Bojong Pulo, RT3/3, Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter), Cipayung, lagi harap-harap cemas. Sudah empat hari sejak Selasa (3/1), anak keduanya Ismi Nur Hikmah (15) belum juga pulang kerumah.

“Dia tidak bilang apa-apa, hanya izin mau main sebentar dengan temannya,” ungkap Imron kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Ismi keluar dengan menggunakan sepeda motor matik honda berwarna merah bernopol B 6686 EOI. “Saya kira mainnya tidak jauh, karena tidak mengenakan helm, dan hanya mengenakan sendal jepit tanpa membawa tas,” lanjut Imron.

Berbagai cara telah ditempuhnya, dari melapor polisi, mengkontak anaknya melalui akun Facebooknya, hingga mendatangi orang pintar. Semua demi anak yang dia sayangi segera pulang.

“Waktu itu memang dia sempat meminta sebuah HP, tapi saya bilang nanti kalau sudah ada duitnya pasti dibelikan,” tuturnya.

Ismi merupakan siswi kelas 3 di MTs Arrahmaniyah. Terakhir dirinya mengenakan jaket biru list putih dan mengenakan celana jeans hitam, aku ibunda Ismi, Ida Murniasih (41).

“Saya sudah telpon ke semua teman-temannya, tapi temannya bilang, sudah lama Ismi tidak main dengan mereka,” ungkap Ida.

Ida menambahkan, Akun Facebooknya sempat aktif pada pukul 02.30 WIB hari rabu (4/1). “Itu juga hanya mengganti profil picturenya,” lanjutnya.

Ida dan sang suami berharap, agar sang anak dapat segera pulang dan berkumpul dengan keluarga kembali. “Pada hari selasa malam hpnya sempat aktif, tapi tidak diangkat, setelah itu, hpnya sudah tidak aktif hingga sekarang,” tutur Ida lirih. (ade)