TAK ADA GARIS POLISI: Kontrakan yang ditempati Jaya alias Sukmajaya, bandar narkoba yang diringkus pada Rabu (4/1), di Jalan H. Nawi Malik, RT03/RW14 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, tak berpenghuni. Foto : FERDIAN/RADAR DEPOK
yamaha-nmax

 

TAK ADA GARIS POLISI: Kontrakan yang ditempati Jaya alias Sukmajaya, bandar narkoba yang diringkus pada Rabu (4/1), di Jalan H. Nawi Malik, RT03/RW14 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, tak berpenghuni. Foto : FERDIAN/RADAR DEPOK

BOJONGSARI – Rumah petak yang dikontraki Jaya alias Sukmajaya (38) di Jalan terusan H. Nawi Malik, RT03/RW14 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, sejak kemarin tak berpenghuni.

Tak ada garis polisi di rumah yang digerebek Bareskrim Polri dan Satres Narkoba Polres Kota Depok atas bandar pemilik 181 kg ganja itu.

Tetangga Jaya, Agus Salim (38), mengatakan, usai digerebek polisi Rabu (4/12) sore, istri dan anak Jaya sudah meninggalkan rumah tersebut.

“Rumahnya langsung sepi. Mungkin istri dan anak laki-lakinya mengungsi ke rumah saudaranya,” kata Agus saat ditanya Radar Depok.

Selama ini Agus mengenal Jaya sosok yang supel. Tidak ada kecurigaan apapun dari Agus atas penangkapan Jaya.

Kata Agus, hampir setiap hari Jaya bergaul dengan tetangga di sekitar lingkungan.

“Kalau ketemu suka negur. Pokoknya nggak curiga sama sekali kalau dia punya ganja sebanyak itu,” kata Agus yang berprofesi penjual buah.

Sepengetahuan Agus, Jaya kesehariannya mengandalkan ternak ikan untuk kebutuhan hidup. “Padahal kerjanya juga ternak ikan, tiap hari di rumah. Tetapi apa saja bisa kebeli, agak aneh juga. Dia royal banget sama tetangga,” sambung Agus.

Selain Agus, Romli yang juga tetangga Jaya mengutarakan hal serupa. “Wah pokoknya nggak curiga. Tahunya dia punya ternak ikan saja, orangnya juga tiap hari mau bergaul. Dia baru mengontrak di sini 11 bulan,” kata Romli.

Diberitakan sebelumnya, Jaya alias Sukmajaya dibekuk petugas Bareskrim Polri dan Satres Narkoba Polres Depok atas kepemilikan 181 kg ganja.

Enam paket ganja yang dibungkus kardus dikirim melalui paket JNE ke rumah kontrakannya. Bareskrim masih mengembangkan kasus ini. (bry)