yamaha-nmax

DEPOK – Dua pekan lagi, masa tugas kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok untuk periode 2013-2016, akan berakhir pada 17 Januari 2017. Tentunya akan diadakan pemilihan untuk ketua yang barunya untuk tiga tahun kedepan, yang rencananya akan diadakan di akhir Januari 2017.

 

 

Ketua Bidang Organisasi KONI Kota Depok, Tondo Wiyono mengatakan, untuk berkaitan dengan tanggal pelaksanaan pemilihan, harus menunggu Surat Keterangan (SK) dari panitia penyelenggara. Oleh karena itu, belum ada nama-nama calon ketua KONI Kota Depok untuk periode 2017-2020. Dimana, panitia penyelenggaranya adalah pengurus KONI Kota Depok di periode 2013-2016.

“Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) akan di adakan pada bulan ini, untuk tanggal masih tentatif. Karena, kami masih menunggu kepastian dari panitia penyelenggara, mudah-mudahan semua pihak memahami hal tersebut dan jangan ada pemikiran negatif,“ ujarnya.

Lebih lanjut Tondo menjelaskan, dirinya yang juga sebagai ketua panitia dalam Musorkot, belum membuka pendaftaran untuk calon kandidat ketua KONI Kota Depok yang baru. Sebab masa kepengurusan berakhir di tanggal 17 Januari 2017, dan pihaknya belum ada perintah untuk dilakukannya pembukaan pendaftaran.

“Pembukaan pendaftaran masih belum di buka, walaupun semua kegiatan Koni sudah berakhir teteapi masih ada beberapa hal yang harus di selesaikan , seperti laporan dan lain halnya mudah-mudahan di akhir januari ini di sudah ada kepastian” jelasnya.

Tondo menambahkan, dalam pemilihan ketua KONI Kota Depok yang baru nanti, harus paham tentang anggaran dasar dan rumah tangga (ADRT) KONI. Serta, mampu menampung segala masukan dari setiap pengcab, dan juga menegerti dunia olahraga di Kota Depok.

“Tentu saja untuk kriteria, pastinya mengerti akan dunia olahrga di Kota Depok, dan cinta akan olahraga,” ucapnya.

Tondo berharap, di Kota Depok ini banyak pemain ataupun pelatih yang memiliki potensi yang cukup besar di masing-masing cabang olahraga. Maka dari itu, dengan pergantian Ketua KONI yang baru, nanti mampu menjadikan KONI sebagai wadah dan lebih berani, Inovatif untuk menampung pemberdayaan potensi di Kota Depok.

“Saya berharap ketua KONI yang baru nantinya harus lebih objektif dan memakasimalkan sumber daya yang ada di Kota Depok selain atlet, pelatih ada pula pemerhati sarana prasarana,“ pungkasnya. (dia)