SINERGI: Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hafid Nasir dan sekretaris beserta pengurus bidang perempuan berfoto bersama di kantor DPD PKS Kota Depok di wilayah Kecamatan Beji. DOK: DPD PKS Kota Depok
yamaha-nmax
SINERGI: Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hafid Nasir dan sekretaris beserta pengurus bidang perempuan berfoto bersama di kantor DPD PKS Kota Depok di wilayah Kecamatan Beji. Foto DOK: DPD PKS Kota Depok15

DEPOK – Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir mengatakan bahwa pihaknya berencana akan mengelar Musyawarah Ranting (Musran) Dewan Pengurus Ranting (DPRa) serentak di 63 kelurahan (DPRa) se-Kota Depok. Ditargetkan, Januari harus sudah selesai.

“Sudah mulai para pengurus DPC (kecamatan) sedang mempersiapkan Musran,” kata Hafid kepada Radar Depok, kemarin.

Dikatakannya, Musran yang diadakan selama dua tahun sekali ini, difungsikan untuk memilih ketua DPRa PKS. Selain juga untuk memperkuat visi partai, pada 2020 menjadi partai dakwah yang kokoh dalam berkhidmat buat umat, bangsa, dan negara.

“Termasuk dalam rangka rencana kerja partai yang berkesinambungan terutama di tingkat kelurahan. Selama Januari ini, kami mengelar Musran DPRa di 63 kelurahan,” kata Hafid.

Lebih lanjut, sambungnya, sesuai dengan  AD/ART partai. Masa kepengurusan DPRa adalah dua tahun. Tujuan Musran itu adalah untuk memilih kepengurusan pimpinan DPRa baru, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, dan kaderisasi anggota.

“Guna melanjutkan program PKS berkhidmat dengan semangat baru sekaligus sebagai partai kader memberikan kesempatan kepada kader yang lain untuk bisa tampil sebagai pimpinan partai di tingkat Kelurahan,” tutur Anggota Komisi D DPRD Kota Depok itu.

Hafid pun berharap, pelaksanaan Musran di 63 kelurahan bisa berjalan melalui proses musyawarah mufakat dan penuh rasa kekeluargaan. “Dan menghasilkan sesuatu yang baik bagi partai dan umat,” tegasnya.

Terpisah Ketua DPC PKS Beji, Bima Pamungkas mengatakan pihaknya kini sedang mempersiapkan tahapan Musran. Ia pun tengah menjaring sejumlah nama untuk diajukan sebagai calon ketua DPRa di wilayah Kecamatan Beji.

“Mengapa mencari. Karena ada kebiasaan di PKS,  bahwa kader tidak mau kalau mengajukan diri sebagai bakal calon dalam proses seperti ini,” tuturnya.

Setelah dikumpulkan nama-nama yang dirasa layak. Bima menuturkan, selanjutnya DPC akan menyerahkan nama itu ke tiap-tiap kepengurusan DPRa, untuk dibahas secara internal. Terakhir, usai ada nama yang mendapat restu DPRa, maka nama tersebut akan diserahkan ke DPC. Nanti tinggal DPC yang menentukan ketua DPRa terpilih.

“Kami menyelengarakan Musran sekitar akhir Januari sampai akhir Februari. Saat ini masih dalam proses penjaringan sedang berjalan. Kami pun sudah sampaikan ke DPD PKS Kota Depok, jika DPC PKS Beji agak terlambat,” pungkasnya. (irw)