ADE/RADAR DEPOK TEWAS:  Husni Bonar (53) warga Kp. Bulak timur RT02/09, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, ditemukan tak bernyawa setelah tercebur dalam sumur air.
TEWAS:  Husni Bonar (53) warga Kp. Bulak timur RT02/09, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, ditemukan tak bernyawa setelah tercebur dalam sumur air. Foto: Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM–Husni Bonar pria paruh baya yang tinggal sebatang kara, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sumur belakang rumahnya, Kampung Bulak Timur RT2/9 Kelurahan/Kecamatan Cipayung, kemarin.

Diduga kakek berusia 53 tahun ini tercebur akibat sengatan listrik saat memperbaiki mesin pompa air.

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Adi Nursetiadi (30), yang merupakan tetangga korban. Saat itu Adi diberitahu ayahnya yang merupakan pedagang gorengan di depan minimarket Jalan Jembatan serong, kalau Husni Bonar tidak membantunya hari ini.

“Bapak curiga, biasanya setiap hari dia kerja bareng bapak, tapi hari ini (kemarin) tidak. Makanya dia sms saya suruh cek dirumahnya,” ungkap Adi kepada harian Radar Depok, kemarin.

Baca Juga  Beri Edukasi Pemilahan Sampah

Sekitar pukul 20.00 WIB, Adi ditemani temannya Jhohanes (29) mendatangi rumah korban. Beberapa kali di ketok tidak ada jawaban. Kedua pemuda tersebut memberanikan diri untuk masuk kedalam rumah. “Karena pas saya cek ternyata rumahnya tidak dikunci, langsung aja saya masuk,” kata Adi.

Kedua pemuda tersebut, tersentak saat melihat korban sedang berada didalam sumur air dalam keadaan sudah tidak bernyawa. “Langsung saya minta pertolongan warga dan menghubungi polisi,” tuturnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Pancoranmas, Aiptu Samsudi mengatakan, diduga korban jatuh kedalam sumur ketika memperbaiki mesin air yang rusak, lalu tersengat aliran listrik dan tercebur ke sumur.

“Karena ditubuh korban ditemui luka luka terkena sengatan listrik di bagian kaki kiri,” ungkapnya.

Baca Juga  Pantau Wilayah Sembari Bersepeda

Diketahui, korban hidup sendiri tidak punya anak istri. Dan kini kerbat korban telah menyemayamkan jenazah korban dan menjadikan kejadian tersebut murni kecelakaan. (ade)